Menjelang Final Piala Presiden, Ini Ritual Khusus Sriwijaya FC

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Sriwijaya FC. ANTARA/Nila Fu'adi

    Tim Sriwijaya FC. ANTARA/Nila Fu'adi

    TEMPO.CO, Palembang - Manajemen Sriwijaya FC akan melakukan ritual doa bersama dengan ratusan anak panti asuhan di Palembang. Presiden Klub Dodi Reza Alex mengatakan doa bersama ini bertujuan agar jalan klubnya meraih trofi juara semakin mudah. Sementara itu, kepada sponsor, bupati, dan wali kota, ia mengajak agar datang langsung ke Stadion Gelora Bung Karno.

    “Kami juga meminta berkah dan doa dari anak-anak panti asuhan agar Sriwijaya FC bisa menjadi juara,” ujar Dodi, Kamis, 15 Oktober 2015.

    Menurut dia, klub Sriwijaya merupakan milik publik Sumatera Selatan sehingga wajar jika seluruh lapisan masyarakat memberi dukungan dan doa bagi perjuangan Asri Akbar dan kawan-kawan.

    Hal yang tak kalah penting, Dodi juga mengundang seluruh pengurus olahraga, instansi pemerintah, bupati/wali kota, pihak swasta, sponsor, suporter, media, sahabat-sahabat SFC, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan ini.

    Sementara itu, Bank Sumsel-Babel, selaku sponsor utama Sriwijaya FC, mengaku bangga atas prestasi yang ditunjukkan Titus Bonai cs. Sebab, menembus final Piala Presiden bukan perkara mudah di tengah persiapan SFC yang kurang matang.

    Faisol Sinin, pemimpin sekretaris perusahaan Bank SumselBabel, mengatakan pihaknya akan memberi dorongan penuh agar Sriwijaya bisa mengalahkan Persib Bandung. Ia mengatakan, dalam laga semifinal kedua lalu, pihaknya sudah memulai acara nonton bareng bersama mitra dan media massa di Kepulauan Belitung.

    "Kami mulai nobar sewaktu ada acara edukasi wartawan perbankan di Belitung," tuturnya.

    PARLIZA HENDRAWAN

    Baca juga:
    Liverpool Amat Mujur, Inilah Bukti Klopp Pesulap Hebat
    Kenalan dari BBM, Gadis Tanggung Ini Dibawa Kabur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.