Jokowi Tonton Final Piala Presiden, Begini Pengamanannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwiaya FC, Titus Bonai (kanan) mengecoh Pemain Arema Cronus, Dendi Santoso (tengah) pada laga leg kedua pertadingan semifinal Piala Presiden 2015 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 11 Oktober 2015. ANTARA FOTO

    Pemain Sriwiaya FC, Titus Bonai (kanan) mengecoh Pemain Arema Cronus, Dendi Santoso (tengah) pada laga leg kedua pertadingan semifinal Piala Presiden 2015 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 11 Oktober 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan menyaksikan pertandingan final Piala Presiden 2015, yang mempertemukan Persib Bandung dengan Sriwijaya FC, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Ahad, 18 Oktober 2015. Polisi pun menyiapkan penjagaan ekstra ketat untuk mengamankan pertandingan itu.

    "Rencananya presiden akan datang, jadi kami mempersiapkan pengamanannya akan seperti apa," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal pada Kamis, 15 Oktober 2015.

    Menurut Iqbal, walaupun terdapat pasukan pengamanan presiden (Paspampres) yang juga bertugas untuk mengawal presiden, polisi akan mengerahkan personel sebagai antisipasi atas hal-hal yang tidak diinginkan. "Paspampres yang akan menjadi domain," ujar Iqbal.

    Menurut Iqbal, Polda Metro Jaya akan menerjunkan 482 personel hanya untuk mengamankan tribun VVIP. Tribun itu akan ditempati Presiden Jokowi dan sang istri, Iriana, serta para menteri Kabinet Kerja.

    Total, Polda Metro Jaya akan mengerahkan sebanyak 30 ribu personel untuk melakukan pengamanan. Jumlah ini dikerahkan karena  kabarnya sebanyak 60-80 ribu bobotoh, suporter Persib Bandung, akan datang dan ‘membirukan’ Stadion GBK. Polda Metro Jaya juga akan menetapkan siaga satu pada Ahad besok.

    Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan kepolisian akan bekerja sama dengan aparat TNI dari Kodam Jaya untuk mengamankan pertandingan final di GBK. Selain itu, Polda Metro Jaya juga sudah menugasi para Kepala Polres di wilayah Jakarta untuk menjalin komunikasi dengan koordinator wilayah The Jakmania agar, tidak melakukan provokasi terhadap suporter Persib Bandung.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI

    Baca juga:
    Liverpool Amat Mujur, Inilah Bukti Klopp Pesulap Hebat
    Kenalan dari BBM, Gadis Tanggung Ini Dibawa Kabur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.