Dihukum Karena Komentari Wasit, Mounrinho Sindir Wenger

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wasit Jonathan Moss memisahkan Pelatih Chelsea Jose Mourinho dan pelatih Arsenal Arsene Wenger yang terlibat adu mulut dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Ahad 5 Oktober 2014, di London, Inggris. Shaun Botterill/Getty Images

    Wasit Jonathan Moss memisahkan Pelatih Chelsea Jose Mourinho dan pelatih Arsenal Arsene Wenger yang terlibat adu mulut dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Ahad 5 Oktober 2014, di London, Inggris. Shaun Botterill/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Chelsea FC Jose Mourinho memperpanjang perang mulutnya dengan pelatih sesama klub London Arsenal, Arsene Wenger. Hal tak lepas dari hukuman yang dia terima dari otoritas sepak bola Inggris, Football Association (FA), terkait komentarnya soal wasit.

    Di sela-sela acara peluncuran bukunya pada Jumat pagi WIB (16/10/2015), pelatih berkebangsaan Portugal itu melontarkan kritik terhadap FA yang tidak menghukum Wenger yang menuding wasit Mike Dean lemah dan naif saat The Gunners kalah 0-2 dari Chelsea di Stadion Stamford Bridge bulan lalu.

    Wenger juga luput dari hukuman FA saat mendorong Mourinho di area teknik Chelsea dalam pertemuan kedua tim di Stadion Stamford Bridge pada Oktober tahun lalu.

    Sebaliknya Mourinho baru menerima skors satu pertandingan dan denda 50.000 pound sterling akibat mengatakan wasit Robert Madley takut memberi penalti untuk Chelsea.

    “Takut biaya (denda) 10.000 pound. Lemah dan naif, anda bisa melakukan itu. Ternyata kita boleh mendorong orang di area teknik, kita bisa, bukan masalah,” tuturnya dalam nada sinis.

    Mourinho tengah disoroti publik sepak bola Inggris dan dunia atas kinerja buruknya di Liga Primer Inggris musim ini. Klub berjuluk The Blues itu terperosok di urutan ke-16 dalam susunan klasemen sementara dengan nilai hanya 8 hasil dari dua kali menang, dua seri, dan empat kali kalah.

    Sepanjang musim ini Chelsea mampu mengatasi perlawanan Arsenal dan West Bromwich Albion, namun di kandang sendiri justru tumbang dari Crystal Palace dan Southampton. Dua kekalahan lainnya diterima Chelsea saat melawat ke markas Everton dan Manchester City.

    Bahkan dengan dua tim medioker, Mourinho hanya bisa mengantarkan skuat asuhannya ke hasil imbang masing-masing dengan skor 2-2 ketika menjamu Swansea City dan saat bertandang ke Newcastle United.

    Meskipun begitu, Mourinho punya waktu lumayan lapang untuk membenahi tim saat jeda lantaran pertandingan internasional pekan lalu. Apa lagi, pada pekan kesembilan Liga Primer Inggris Chelsea hanya menjamu tim lemah Aston Villa, yang tengah terjerembab di zona degradasi, sehingga 3 angka mestinya dapat diraih.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.