Piala Presiden, Manajer Persib dan Sriwijaya Saling Sindir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Oktober 2015. Final Piala Presiden 2015 akan berlangsung pada Ahad, 18 Oktober esok hari. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Oktober 2015. Final Piala Presiden 2015 akan berlangsung pada Ahad, 18 Oktober esok hari. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar dan Manajer Sriwijaya FC Robert Heri saling sindir dalam konferensi pers final Piala Presiden 2015 di Hotel Century Park, Jakarta Pusat, Sabtu, 17 Oktober 2015. Dalam konferensi pers yang dihadiri jugaKetua Steering Committee Piala Presiden 2015 Maruarar Sirait dan Sekretaris Jenderal Mahaka Sports & Entertainment Cahyadi Wanda tersebut, kedua manajer itu saling mengklaim timnya yang akan memenangkan laga final Piala Presiden 2015, yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu, 18 Oktober 2015.

    Dalam konferensi pers tersebut, Robert yang mendapat pertanyaan dari Maruarar mengenai keoptimisannya dalam laga final besok mengatakan, "Di lemari piala Sriwijaya FC, yang kami belum punya cuma Piala Presiden. Jadi saya mohon maaf, Kang Umuh. Pialanya akan kami bawa pulang ke Palembang," ujar Robert sembari tertawa.

    Umuh pun ikut tertawa dan langsung mengomentari perkataan Robert. "Piala Persib juga sudah lengkap. Tinggal Piala Presiden saja. Jadi pialanya kami yang akan bawa pulang," kata Umuh sambil terkekeh.

    Umuh pun meneruskan candaannya dengan mengatakan apabila perlu pialanya dibagi dua saja agar tidak saling berebut. "Atau kalau enggak, kali ini saya dulu pialanya. Ke depan juga saya lagi," kata Umuh.

    Pada Minggu, 18 Oktober 2015, Sriwijaya FC akan berhadapan dengan Persib Bandung dalam laga final Piala Presiden 2015. Laga tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana dan juga para menteri dari Kabinet Kerja. Polisi akan mengerahkan 30 ribu personel untuk mengamankan jalannya laga ini. Polisi pun juga menetapkan status siaga satu di Jakarta pada Minggu besok.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.