Absen di Final Piala Presiden, Ini Alasan La Nyalla

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat menemui Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 20 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat menemui Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 20 April 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti dalam pernyataan resminya memastikan tidak menghadiri pertandingan final Piala Presiden 2015 berhadiah utama Rp3 miliar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 18 Oktober 2015.

    "Memang sorak-sorak ceria kedua suporter akan meriah, tapi jangan kita lupakan. Itu hanya segelintir pemain saja yang merasakan euforia," catat La Nyala dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan PSSI di Jakarta, Sabtu 17 Oktober 2015.

    Nyalla menimpali, "Masih banyak pemain yang belum menikmatinya. Ini membuat saya tidak bisa berbahagia diatas penderitaan pelaku sepak bola yang lain. Sepak bola kita masih berkabung."

    Absennya La Nyala dalam partai final Piala Presiden 2015 menjadi berbeda dibandingkan dengan saat pembukaan lantaran dirinya hadir dan sempat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

    Menurut dia, Piala Presiden hanya diikuti belasan klub Indonesia Super League (ISL) dan beberapa klub dari Divisi utama, sehingga masih banyak yang belum terlibat.

    Begitu juga dengan para perangkat pertandingan. Selama ini kompetisi tidak hanya ISL namun Divisi Utama hingga Liga Nusantara.

    Banyak kalangan, dinilainya, yang juga belum merasakan euforia termasuk, para pedagang asongan hingga tukang parkir.

    "Jangan kita lupakan kesengsaraan mereka, kesusahan hidup mereka, karena kompetisi tidak berputar, yang semua kita tahu, intervensi pemerintah dalam hal ini Menpora Imam Nahrawi membuat semua ini terhenti," catanya.

    La Nyala pun mengemukakan, "Ini justru lebih menyedihkan, Piala Presiden hanya kegembiraan sesaat yang akan sirna dengan cepat."

    Pihaknya berharap sepak bola Indonesia kembali aktif dan berjalan baik, dan salah satu cara untuk menjalankannya adalah menarik intervensi dari pemerintah dan pembekuan PSSI segera dicabut, agar otomatis sanksi dari FIFA juga akan dicabut.

    Partai final Piala Presiden 2015 akan menampilkan persaingan Sriwijaya FC Palembang dan Persib Bandung pada Minggu malam besok.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.