Jejak Rekam Persib di Senayan, Masuk ke Sarang Macan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung mendengarkan arahan pelatih dalam sesi latihan jelang Final Piala Presiden di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Oktober 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pemain Persib Bandung mendengarkan arahan pelatih dalam sesi latihan jelang Final Piala Presiden di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Oktober 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Persib Bandung bisa disebut salah satu klub yang rajin memenangkan laga final di berbagai ajang ketika bertanding di Stadion Glora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pada pertandingan final Piala Presiden 2015, para pendukung Persib alias Bobotoh berjanji membuat lautan biru di Senayan, Jakarta Selatan.

    Persib Bandung sebelumnya bernama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB). BIVB menjadi organisasi perjuangan kaum nasionalis pada tahun 1923. Kemudian muncul Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Keduanya kemudian melebur menjadi Persib pada 14 Maret 1933.

    Soal pendukung, Persib lebih dulu menunjukan fanatismenya. Bobotoh, sejak zaman Perserikatan termasuk yang sering mengunjungi Senayan kala menemani Persib melawan Persija atau kesebelasan lain. Bahkan Bobotoh satu-satunya pendukung dari luar Jakarta yang mampu memenuhi Stadion Utama Senayan.

    Tapi itu dulu. Sekarang sulit menemukan ribuan pendukung Persib membirukan Glora Bung Karno. Sebabnya, ada persaingan yang cenderung menjadi permusuhan dengan Jakmania, pendukung Persija. Meski Macan Kemayoran, julukan Persija, tak masuk final, justru kehebohan terjadi di antara kedua pendukung klub. Bahkan, bentrok kedua pendukung tak jarang menelan korban jiwa.

    Berikut cuplikan prestasi dan jejak rekam Persib Bandung di kala bertanding di Glora Bung Karno sejak 1990-an.

    8 Februari 1992
    Kejuaraan : Divisi Utama Perserikatan
    Lawan: Persija Timur
    Skor: 1-1

    23 Februari 1992
    Kejuaraan : Divisi Utama Perserikatan PSSI
    Lawan: Persebaya
    Skor: Menang 2-1

    27 Februari 1992
    Kejuaraan : FINAL Divisi Utama Perserikatan
    Lawan: PSM Ujungpandang
    Skor: Kalah 1-2

    28 Februari 1992
    Kejuaraan: Perebutan Tempat Ketiga Divisi Utama Perserikatan PSSI
    Lawan: Persebaya
    Skor: Kalah 1-2

    1 November 1992
    Kejuaraan: FINAL Piala Utama II
    Lawan: Pelita Jaya
    Skor: Kalah 0-2

    8 April 1994
    Kejuaraan: Divisi Utama Perserikatan PSSI
    Lawan: Persiraja
    Skor: Menang 3-0 (Sutiono hat-trick)

    10 April 1994
    Kejuaraan: Divisi Utama Perserikatan PSSI
    Lawan: PSIR Rembang
    Skor: Menang 1-0

    15 April 1995
    Kejuaraan: Semifinal Divisi Utama Perserikatan PSSI
    Lawan: Persija
    Skor: Menang adu penalti 5-4

    17 April 1994
    Kejuaraan: FINAL Divisi Utama Perserikatan PSSI
    Lawan: PSM Ujungpandang
    Skor: Menang 2-0

    * Periode ini Persib berhasil menjuarai Piala Presiden. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) berhasil mengalahkan juara bertahan PSM Ujungpandang dengan angka meyakinkan 2-0. Pahlawan Persib waktu itu Yudi Guntara dan Sutiono. Pertandingan

    27 November 1994
    Kejuaraan: Liga Dunhill
    Lawan: Pelita Jaya Jakarta
    Skor: kalah 0-1

    20 Juli 1995
    Kejuaraan: Liga Dunhill
    Lawan: Petrokimia Putra
    Skor: Seri 0-0

    23 Juli 1995
    Kejuaraan: Liga Dunhill
    Lawan: Medan Jaya
    Skor: Menang 2-1

    26 Juli 1995
    Kejuaraan: Liga Dunhill
    Lawan: Assyabaab Salim Group Surabaya
    Skor: Menang 3-0

    28 Juli 1995
    Kejuaraan: SEMIFINAL Liga Dunhill
    Lawan: Barito Putra
    Skor: Menang 1-0

    30 Juli 1995
    Kejuaraan: FINAL Liga Dunhill
    Lawan: Petrokimia Putra
    Skor: Menang 1-0

    * Sutiono kembali menjadi pahlawan Persib. Striker kelahiran Purwokerto itu berhasil mencploskan gol setelah kerjasama satu dua dengan Yoesoef Bachtiar
    dan Asep Kustiana. Gol itu langsung membuat 60 ribu pendukung Persib di antara 100 ribu penonton termasuk pendukung Petrokimia, bersorak ramai.

    8 Juni 1997
    Kejuaraan: Liga Indonesia
    Lawan: Pelita Mastrans
    Skor: Menang 1-0

    24 Juni 2001
    Kejuaraan: Ligina
    Lawan: Persija
    Skor: Kalah 0-3

    * Pertandingan berlangsung ricuh. Sekitar 15 menit sebelum pertandingan, terjadi perang batu antar-pendukung. Aksi lempar batu dilanjutkan ketika pertandingan berlangsung. Pendukung Persija berusaha mendekati pendukung Persib di Sektor 3. Polisi langsung membubarkan penonton dengan tembakan gas air mata dan memukuli pendukung Persija. Menit ke-87 pertandingan langsung dihentikan.

    23 Agustus 2004
    Kejuaraan: Piala Sudirman
    Lawan: Persija
    Skor: Menang 3-0

    25 Agustus 2004
    Kejuaraan : Piala Sudirman
    Lawan: Persebaya
    Skor: Menang 1-0

    26 Agustus 2004
    Kejuaraan: FINAL Piala Sudirman
    Lawan: PSMS
    Skor: Menang 4-0

    * Gol Persib didapat dari kaki Adjat Sudradjat, Dede Rosadi, Asep Poni, dan Asep Kustiana. Adjat Sudradjat sekaligus menjadi top skorer dengan tiga gol. Bukan itu saja, legenda Persib itu juga dinobatkan menjadi pemain terbaik dan berhak mendapatkan hadiah sebuah televisi.

    25 Maret 2010
    Kejuaraan: Liga Super Indonesia
    Lawan: Persija
    Skor: Seri 2-2

    * Pertandingan ternoda dengan tewasnya satu orang pendukung Persija. Zainal Arifin (17) tewas di tangan Jakmania sendiri. Ia dikira pendukung Persib dan bersama dua orang temannya langsung dikeroyok pendukung Persija. Dua temannya mengalami luka berat.

    30 Oktober 2010
    Kejuaraan: Liga Super Indonesia
    Lawan: Persija
    Skor: Kalah 0-3

    28 Mei 2012
    Kejuaraan: Liga Super Indonesia
    Lawan: Persija
    Skor: Seri 2-2

    * Pertandingan ini juga menambah panjang permusuhan pendukung kedua kesebelasan. Setelah usai pertandingan dua orang pendukung Persib tewas mengenaskan. Dani Maulana, (17) warga Jati Asih, Bekasi dan Rangga Cipta Nugraha (22) dari Bandung tewas setelah dikeroyok pendukung Persija.

    22 Juni 2013
    Kejuaraan: Liga Super Indonesia
    Lawan: Persija
    Skor: Pertandingan dibatalkan karena bus yang ditumpangi pemain Persib ditimpuki pendukung Persija. Akhirnya pertandingan dipindahkan ke Sleman dengan hasil akhir imbang 1-1.

    10 Agustus 2014
    Kejuaraan: Liga Super Indonesia
    Lawan: Persiraja
    Skor: Seri 0-0

    EVAN KOESOEMAH | PDAT DIOLAH BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.