Tak Jera Didenda Rp 1 Miliar, Mourinho Kembali Maki Wasit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Jose Mourinho melihat anak didiknya berlatih untuk hadapi laga lanjuta penyisihan grup G Liga Champion di lapangan berlatih Chelsea di London, Ingrgis, 28 September 2015. REURTERS

    Pelatih Jose Mourinho melihat anak didiknya berlatih untuk hadapi laga lanjuta penyisihan grup G Liga Champion di lapangan berlatih Chelsea di London, Ingrgis, 28 September 2015. REURTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tampaknya manajer Chelsea Jose Mourinho tidak kapok setelah mendapat denda akibat menghina wasit. Ia kembali berulah dengan memaki wasit dalam pertandingan Chelsea melawan Dynamo Kyev pada Rabu, 21 Oktober 2015. Pertandingan di ibukota Ukraina itu berakhir dengan skor 0-0.

    Mourinho kesal karena wasit Damir Skomina tidak memberikan hadiah penalti pada Chelsea. Padahal, ia yakin Chelsea layak mendapatkan hadiah itu. Sebab, bek Leverkusen, Serhiy Rybalka menjegal penyerang Chelsea, Cest Fabregas di dalam kotak penalti. Upaya ini membuat Fabregas terjatuh di depan gawang Dynamo Kyev.

    Mourinho kembali menyerang wasit dalam sebuah wawancara dengan BT Sport beberapa saat setelah pertandingan. "Wasit lemah dan naif," ujarnya tentang wasit asal Slowekia tersebut. Ia bahkan menganggap wasit tidak berani membuat keputusan jelas sepanjang pertandingan.

    Ia yakin, penalti dapat membuat Chelsea unggul 1-0 dalam pertandingan melawan tim asal Ukraina itu. "Ketika hasil 0-0 dan penalti tidak diberikan, saya kira penalti itu sangat penting dalam pertandingan tadi," ujar Mourinho.

    Sebelumnya, ulah serupa membuat pelatih Chelsea Jose Mourinho mendapat sanksi skorsing dan denda 50 ribu pounds atau Rp 1 miliar dari orotias sepak bola Inggris Football Associationa. Pelatih berkebangsaan Portugal itu mengkritik wasit secara terbuka setelah tim asuhannya takluk di kandang sendiri, Stadion Stamford Bridge, dalam pentas Liga Primer Inggris dengan skor 1-3 dari Southampton pada Sabtu (3/10/2015). Jose Mourinho mengatakan wasit takut menghadiahi Chelsea penalti.

    Hasil seri melawan Dynamo Kyev membuat Chelsea gagal naik ke peringkat ke-2 klasemen Grup G. Chelsea kini berada di peringkat ke-3 klasemen grup.The Bluesterpaksa berada di bawah Dynamo Kyev dan PC Porto yang berada di peringkat satu dan dua klasemen Grup G.

    Dalam tiga pertandingan Liga Champions, Chelsea hanya berhasil menang sekali ketika melawan M. Tel Aviv dengan skor 4-0 pada 16 September 2015. Chelsea gagal memetik kemenangan ketika Porto berhasil membekuk anak buah Mourenho itu dengan skor 2-1 pada laga 29 September 2015.

    Sementara itu, Dynamo Kyiv merajai klasemen Grup G dengan. Dynamo Kyev berhasil mengalahkan M Tel Aviv pada laga Selasa, 29 September 2015 dengan skor 2-0. Sementara, tim asal Ukraina ini juga berhasil menahan imbang FC Porto dengan skor 2-2 pada laga Rabu, 16 September 2015.

    GOAL.COM | GURUH RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?