Anak Sakit, Boaz Sementara Waktu Tinggalkan Sidrap Uinted

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Persipura Jayapura, Boaz Solossa saat menghadapi Maziya Sports and Recreation (Maladewa) dalam laga lanjutan AFC Cup 2015 Grup E di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, 14 April 2015. Hasil ini menghentikan rekor sempurna Persipura yang selalu menang di tiga laga sebelumnya. Meski gagal memastikan poin penuh, Persipura tetap berpeluang besar lolos ke babak selanjutnya usai memimpin puncak klasemen Grup E dengan koleksi 10 poin dari empat laga. Tempo/Cunding Levi

    Penyerang Persipura Jayapura, Boaz Solossa saat menghadapi Maziya Sports and Recreation (Maladewa) dalam laga lanjutan AFC Cup 2015 Grup E di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, 14 April 2015. Hasil ini menghentikan rekor sempurna Persipura yang selalu menang di tiga laga sebelumnya. Meski gagal memastikan poin penuh, Persipura tetap berpeluang besar lolos ke babak selanjutnya usai memimpin puncak klasemen Grup E dengan koleksi 10 poin dari empat laga. Tempo/Cunding Levi

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan penyerang timnas Indonesia, Boaz Salossa, yang telah tiba dan bergabung bersama Sidrap United, di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu itu meminta izin pulang ke Jayapura, Papua, untuk melihat anaknya yang sedang sakit.

    Manajer Sidrap United, Jamil Hasyim, yang dihubungi dari Makassar, Rabu, mengatakan, pemain yang sebelumnya memperkuat Pusamania Borneo FC (PBFC) itu dijadwalkan akan kembali bergabung bersama tim pada Kamis, (22/10).

    "Boaz sesuai jadwal akan kembali bergabung bersama pemain lagi pada Kamis. Kami tentu berharap pemain yang bersangkutan bisa kembali berlatih bersama tim mengingat jadwal pelaksanaan turnamen Habibie Cup yang semakin dekat," katanya.

    Ia menjelaskan, baik Sidrap United dan Boaz Salossa memang sudah terjadi kesepakatan untuk bekerjasama. Pihak klub berharap dengan keterlibatan Boaz semakin menjaga peluang tim itu menjuarai turnamen Habibie Cup 2015.

    Selain Boaz Salossa, sejumlah pemain bintang telah lebih dulu didaratkan seperti Markus Haris Maulana, Ponaryo Astaman, Victor Pae, Terens Puhiri, Agung Prasetyo hingga bintang asal Brasil Otavio Dutra yang sebelumnya memperkuat Bonek FC di Piala Presiden 2015.

    Sementara itu, Sidrap United juga baru saja menikung Persipare untuk mendapatkan servis Firman Utina menghadapi Turnamen Piala Habibie di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Sulawesi Selatan, 28 Oktober -10 November 2015.

    Pemain yang baru saja memberikan tropi juara Piala Presiden bagi Persib Bandung itu tinggal melakukan penandatangan secara resmi.

    "Saya sudah bertemu langsung dengan Firman Utina di Jakarta. Kami memang sudah menjalin kesepatan kerja sama menghadapi Turnamen Habibie Cup 2015," jelasnya.

    Ia menjelaskan, Firman Utina dan beberapa pemain lain yang menjadi incaran Sidrap United akan segera melakukan penandatangan kontrak saat tiba di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Proses teken kontrak, kata dia, akan dilakukan secara bersamaan sebelum berangkat ke turnamen.

    "Firman Utina belum bisa bergabung karena kabarnya akan melakukan pertandingan persahabatan di Bandung. Firman memang sudah menyatakan komitmennya memperkuat Sidrap United di turnamen mendatang," ujarnya.

    Sementara itu, Sekretaris Panitia Habibie Cup 2015 Ibrahim Manisi, menyatakan pelaksanaan Turnamen Habibie Cup 2015 ini akan diikuti sebanyak 12 tim yang terdiri dari sembilan tim di Sulsel dan tiga tim yang berasal dari luar Sulsel.

    Adapun sembilan tim dari Sulsel masing-masing PSM Makassar, Persibone, Gasma Enrekang, Gaswa Wajo, Persidrap Sidrap, Persim Maros, Perssin Sinjai, Persiban Bantaeng serta Persipare Parepare selaku tuan rumah.

    Sedangkan tiga tim dari luar Sulsel yang juga siap bersaing yakni PS Sandeq Polman (Sulbar), PS Asa FC (Sulbar) serta Jafpa Palu.

    "Dari 12 tim yang berlaga pada umumnya mengaku beberapa pemain dari ISL. Kami tentu mengapresiasi komitmen tim yang begitu serius menghadapi turnamen Habibie Cup 2015," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.