Laga Liverpool Betot Perhatian Pengguna Medsos Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal, Alexis Sanchez (kiri), berhadapan dengan pemain Liverpool, Emre Can, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di London, 24 Agustus 2015.  David Price/Arsenal FC via Getty Images

    Pemain Arsenal, Alexis Sanchez (kiri), berhadapan dengan pemain Liverpool, Emre Can, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di London, 24 Agustus 2015. David Price/Arsenal FC via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga pertama Liverpool di bawah asuhan Juergen Klopp membetot perhatian pengguna sosial di Indonesia. Pertandingan Liga Eropa di Stadion Anfield melawan tim Rubin Kazan itu menjadi topik utama di media sosial Twitter

    Penyerang Liverpool, Emre Can, bahkan menjadi pemuncak dalam daftar sepuluh topik yang paling diperbincangkan di Twitter. Emre Can berhasil mencetak gol penyeimbang untuk Liverpool dalam laga yang berlangsung Jumat, 23 Oktober 2015, tersebut.

    Meskipun begitu, pendapat netizen terbelah soal Emre Can. Tidak semua penggemar The Redsmerayakan keberhasilan penyerang itu. Sebagian menganggap dia mesti berbuat lebih untuk memenangkan Liverpool.

    Tidak hanya Emre Can, tanda pagar Liga Eropa #EuropeanLeague juga menjadi peringkat kedua dalam tersebut pada Jumat pagi, 23 Oktober 2015. Selain itu, “Reds” menjadi kata keenam terbanyak yang diketik para pengguna media sosial begitu pertandingan antara Liverpool dan Rubin Kazan berakhir seri. 

    Dalam pertandingan Liga Eropa itu, Rubin Kazan hanya membutuhkan sepuluh pemain untuk menahan imbang Liverpool. Kapten Rubin Kazan, Oleg Kuzmin, diberi kartu merah pada menit ke-36.

    Sebelum peristiwa itu, Liverpool bahkan tertinggal 1-0 oleh Rubin Kazan. Dua menit setelah Oleg Kuzmin diberi kartu merah, Liverpool baru bisa mengejar ketertinggalan. Tendangan Emre Can berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. 

    GURUH RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.