Terbukti Menhasut, Korwil Jakmania Resmi Jadi Tersangka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan orang yang diduga pendukung Persija The Jakmania tertangkap usai melakukan aksi keributan di jalan MT Haryono, Jakarta, 18 Oktober 2015. Lebih dari 500 orang tertangkap usai melakukan aksi pencarian dan pelemparan terhadap kendaraan asal Bandung. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ratusan orang yang diduga pendukung Persija The Jakmania tertangkap usai melakukan aksi keributan di jalan MT Haryono, Jakarta, 18 Oktober 2015. Lebih dari 500 orang tertangkap usai melakukan aksi pencarian dan pelemparan terhadap kendaraan asal Bandung. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tersangka terhadap Koordinator Wilayah (Korwil) "The Jakmania" Doni terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang tentang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) berisi penghasutan melalui media sosial.

    "Sudah tersangka," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian di Jakarta, Jumat.

    Tito menyebutkan jumlah tersangka penghasutan terhadap pendukung tim sepak bola Persija itu menjadi dua orang. Penyidik Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah memeriksa Doni sebagai saksi.

    Usai menjalani pemeriksaan penyidik menetapkan Doni sebagai tersangka karena diduga terlibat komunikasi dengan Sekretaris Jenderal Jakmania Febrianto yang berisi menghasut.

    Tito menuturkan Doni dan Febrianto terlibat percakapan melalui pesan singkat guna merencanakan aksi penolakan kehadiran pendukung Persib (Bobotoh). "Kita bukan permasalahan twitter saja namun ada beberapa komunikasi (Febrianto) dengan D (Doni) yang isinya mengetahui dan memahami rencana kekerasan," ujar Tito.

    Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya meringkus Febrianto di kawasan Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada Minggu (18/10).Febrianto diduga memposting informasi bernada memprovokasi melalui akun miliknya yakni "febri@bung_febri" pada 11 Oktober 2015.

    Dari hasil penelusuran ketikan itu, menurut Krishna ditemukan komunikasi antara pelaku dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Kemayoran The Jakmania Doni yang membenarkan penyerbuan suporter Persija (The Jakmania) di kemayoran Jakarta Pusat terhadap pendukung Persib Bandung (Bobotoh).

    Akibat perbuatan itu, Febrianto dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.Dari tangan pelaku, polisi juga menyita telepon selular, komputer jinjing, akun twitter, facebook dan surat elektronik atasnama pelaku dan buku catatan.

    ANTARA

    Baca juga:
    Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah 7 Fakta Mencengangkan
    Skandal Suap: Terkuak, Ini Cara Dewie Limpo Bujuk Menteri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.