Indra Sjafri Siapkan Kontrak Jangka Panjang Pemainnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bali United Alan Acier berusaha melewati pemain Persija Jakarta Ambrizal saat pertandingan Babak Penyisihan Grup C Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 30 Agustus 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Pemain Bali United Alan Acier berusaha melewati pemain Persija Jakarta Ambrizal saat pertandingan Babak Penyisihan Grup C Piala Presiden 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 30 Agustus 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan Bali United sudah hampir menginjak satu tahun. Sebagai tim pendatang baru di dunia sepak bola Indonesia, performa skuat asuhan Indra Sjafri patut untuk diperhitungkan.

    Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini murni diperkuat para pemain lokal yang notabene masih berusia muda, seperti Bayu Gatra Sanggiawan (23 tahun), Sandy Dhama Suta (23 tahun), dan Lerby Eliandry (23 tahun). Pemain-pemain tersebut selalu menampilkan permainan yang memukau para penonton di setiap pertandingan.

    Pelatih Bali United Indra Sjafri mengatakan menjelang akhir tahun, ia dan para pemain asuhannya akan fokus membicarakan soal kontrak kerja. Memasuki tahun kedua Bali United berdiri, Indra ingin menerapkan kontrak kerja jangka panjang untuk beberapa pemain asuhannya.

    “Kami ingin ada satu, dua pemain atau mungkin lebih yang kontrak jangka panjang, bisa sampai 3 atau 4 tahun,” kata Indra usai mendampingi para pemain asuhannya latihan di lapangan Gelora Trisakti, Kuta, Bali, Senin sore, 26 Oktober 2015.

    Mantan pelatih timnas U-19 itu menjelaskan kontrak kerja jangka panjang untuk beberapa pemain pilihan dirasa penting untuk membangun kualitas Bali United ke depannya. “Satu tahun kerja, kami mengevaluasi mana saja pemain yang akan kami kontrak jangka panjang,” ujarnya.

    Kendati ingin membangun tim yang tangguh, Indra Sjafri ogah mengisi pemain asing untuk tim berjuluk Serdadu Tridatu itu. Ia menaruh kepercayaan yang tinggi pada anak-anak muda di Indonesia yang ingin berjuang membangun masa depan sepak bola tanah air.

    “Percayakan pada anak-anak lokal kita, karena saya mau membangun sepak bola Indonesia. Cukuplah sudah kita membuat prestasi-prestasi yang semu,” tuturnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.