Sudah Kalah Bertubi-tubi, Chelsea Kebanjiran Sanksi FA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Jose Mourinho melihat anak didiknya berlatih untuk hadapi laga lanjuta penyisihan grup G Liga Champion di lapangan berlatih Chelsea di London, Ingrgis, 28 September 2015. REURTERS

    Pelatih Jose Mourinho melihat anak didiknya berlatih untuk hadapi laga lanjuta penyisihan grup G Liga Champion di lapangan berlatih Chelsea di London, Ingrgis, 28 September 2015. REURTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea banjir sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sebagai buntut Laga Chelsea melawan West Ham. Laga tersebut berbuntut tiga hukuman FA. Dalam laga itu, West Ham berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 pada Sabtu, 24 Oktober 2015.

    Pertama, FA sudah mengumumkan Chelsea menerima sanksi denda 25 ribu poundsterling atau Rp 520 juta. Denda dijatuhkan karena Chelsea melakukan banyak pelanggaran dalam pertandingan itu.

    Pada laga itu, Chelsea memanen enam kartu kuning. Pemain Chelsea, Nemanja Matic, bahkan diusir dari laga karena menerima kartu merah.

    Kedua, FA akan segera menentukan hukuman bagi Manajer Chelsea, Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu berupaya menemui wasit dalam pertandingan melawan West Ham. Bahkan pada babak kedua pertandingan itu, FA melarang Jose Mourinho dan pelatih Silvino Louro berada di lapangan.

    FA tengah menunggu laporan wasit Jon Moss sebelum menentukan hukuman bagi Mourinho. Meski begitu, hukuman itu tidak niscaya berbuntut pada larangan Mourinho berada di stadion. Sebelumnya, Mourinho juga dilarang berada di stadion setelah memaki petugas pertandingan ketika Chelsea kalah dari Sotuahmpton.

    Ketiga, FA tengah mempertimbangkan menjatuhkan hukuman bagi Chelsea karena mangkir dari konferensi pers setelah pertandingan melawan West Ham. Padahal konferensi pers tersebut bersifat wajib.

    Dalam konferensi pers itu, tidak ada Mourintho atau satupun pelatihnya berbicara soal kekalahan mereka atas West Ham. Biasanya, FA menjatuhkan sanksi peringatan atau denda ketika klub Liga Primer mangkir konferensi pers wajib.

    DAILY MAIL | GURUH RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.