Skandal Transfer Neymar, Giliran Sang Ibu Didakwa Penipuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neymar mengamati pertandingan dalam turnamen amal poker

    Neymar mengamati pertandingan dalam turnamen amal poker "Neymar Jr Charity Home Game" di Sao Paulo, Brasil, 26 Juli 2015. NELSON ALMEIDA/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Sosok terkini yang terseret skandal transfer Neymar pada 2013 dari Santos ke Barcelona adalah ibu megabintang asal Brasil itu, yang menghadapi dakwaan-dakwaan penipuan, kata sumber-sumber peradilan pada Selasa, 27 Oktober 2015.

    Pada Juni, Pengadilan Nasional Spanyol melayangkan gugatan dugaan "korupsi dan penipuan" oleh Neymar, ayahnya, dan bekas klub sang pemain, Santos.

    Kini pengadilan Madrid yang sama mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan memeriksa Nadine Goncalves da Silva Santos, ibu sang pemain, yang memegang 50 persen saham di perusahaan yang mengelola urusan-urusan putranya itu.

    Kasus ini diangkat oleh perusahaan dana investasi Brasil, DIS, yang memiliki bagian pada hak-hak transfer untuk sang pemain ketika ia masih di Santos.

    Mereka mengklaim pihaknya dicurangi pada kesepakatan transfer, yang awalnya disebut oleh Barcelona dan Santos bernilai 57 juta euro, tapi otoritas-otoritas Spanyol mengatakan Barca setidaknya mengeluarkan dana 83,3 juta euro untuk mendatangkan sang pemain.

    DIS meyakini kesepakatan antara Neymar dan Barcelona membuat dana sebesar 40 juta euro dibayarkan kepada perusahaan manajemen sang pemain, untuk menghentikan klub-klub lain menawarnya.

    Pengadilan Spanyol menyatakan bahwa sejumlah klub papan atas Eropa, termasuk Real Madrid dan Manchester City, telah menyatakan ketertarikan terhadap sang pemain.

    Mantan Presiden Barcelona Sandro Rosell terpaksa mengundurkan diri saat kasus ini merebak. N and N juga diincar otoritas pajak Brasil, dan pengadilan Brasil pada bulan lalu membekukan set-set senilai 47 juta euro milik sang pemain, demikian AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.