Chelsea Jeblok, Begini Komentar Pellegrini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manuel Pellegrini. REUTERS/Roni Rekomaa/Lehtikuva

    Manuel Pellegrini. REUTERS/Roni Rekomaa/Lehtikuva

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini menyebutkan Chelsea dengan Jose Mourinho-nya masih tetap menjadi ancaman dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.

    Mourinho, pelatih berkebangsaan Portugal, berada dalam tekanan setelah membawa timnya kalah dalam lima pertandingan dari sepuluh laga awal Liga Primer musim ini dan hanya menghasilkan dua kemenangan serta tiga seri.

    Tim berjuluk The Blues itu hanya mengoleksi nilai sebelas, dan sebelas angka berada di belakang Man City, yang tengah memimpin klasemen sementara. Chelsea akan menghadapi Liverpool pada Sabtu, 31 Oktober 2015, mulai pukul 19.45 WIB.

    Meskipun terpuruk, Pellegrini mendukung Mourinho untuk meraih lagi perutungannya bersama The Blues. “Semua pelatih punya momen dalam perjalanan kariernya. Musim ini menjadi momen buruk. Itu normal. Tapi saya harap (membaik), sebab dia (Mourinho) pelatih penting, dia bisa mengatur timnya.”

    Pellegrini, mantan pemain timnas Chile, berpendapat Mourinho telah memperlihatkan kebolehannya. “Dia juara Liga Primer musim ini. Chelsea tetap bisa terlibat dalam perburuan posisi pertama. Secara matematis juga itu memungkinkan.”

    Pellegrini menuturkan Chelsea akan terus menjadi tim yang kuat. Memang saat ini klub London itu tidak berada dalam momen terbaik. Tetapi Pellegrini yakin Chelsea bisa memperbaiki diri.

    Chelsea meraih gelar juara Liga Primer musim lalu secara meyakinkan dengan delapan angka di depan Man City yang finis di peringkat kedua dan hanya kalah tiga kali.

    Meskipun menyatakan Chelsea bisa masuk lagi dalam trek perburuan gelar, Pellegrini mengatakan sulit sebuah tim juara Liga Primer Inggris secara beruntun. Terakhir Manchester United yang melakukannya pada musim 2007-2008 dan 2008-2009.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.