Tak Punya Anggaran, Persipura Gencar Cari Sponsor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persipuramania membentangkan bendera tim kesayangannya saat berunjuk rasa di Taman Imbi, Jayapura, 26 Mei 2015. Tim Pahang FA memilih kembali ke Malaysia pada Minggu, 24 Mei 2015, setelah selama semalam terkatung-katung di Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO/Cunding Levi

    Persipuramania membentangkan bendera tim kesayangannya saat berunjuk rasa di Taman Imbi, Jayapura, 26 Mei 2015. Tim Pahang FA memilih kembali ke Malaysia pada Minggu, 24 Mei 2015, setelah selama semalam terkatung-katung di Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO/Cunding Levi

    TEMPO.CO, Jayapura - Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano mengatakan timnya saat ini juga sedang gencar mencari sponsor selain mempersiapkan skuad, menjelang tampil di turnamen Piala Jenderal Sudirman yang akan digulirkan mulai 14 November  2015.

    “Saya sekarang sedang berusaha meminta kesediaan PT Freeport Indonesia, PT Bank Papua, dan PT Bosowa untuk membantu kami sebagai sponsor, supaya kami bisa ikut pertandingan dalam Piala Sudirman. Kami tak punya anggaran untuk itu, makanya kami sekarang berusaha pendekatan dengan para sponsor ini,” kata Mano, Rabu, 4 November 2015.

    Sebagai bentuk kompensasi, kata Mano, bagi sponsor seperti Freeport, Bosowa, dan Bank Papua yang membantu dana, logonya akan dipasang di baju tim ketika tampil di Piala Sudirman. "Sebab mereka ini kan hanya sponsor kami di ISL, sementara di Piala Sudirman tidka. Kami sekarang berusaha mencari dana. Jika mereka tak bantu, maka kami akan cari sponsor lain," tutur Mano.

    Persipura sempat ragu untuk mengikuti turnamen ini. Namun akhirnya mereka setuju bermain. Salah satu alasannya, menurut Mano, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sendiri yang langsung menghubunginya.

    “Saat itu, saya sedang ikut raker seluruh bupati dan gubernur se-Indonesia di Jakarta, malam harinya saya dan manajer ditelepon Pak Gatot diminta datang ke ruang kerjanya” kata Mano.

    Saat berada di ruang kerja itulah, Mano menuturkan, Gatot membagi pengalamannya bertugas di Papua. Setelah itu, barulah Gatot menanyakan kesediaannya ikut turnamen. “Pak Gatot mengatakan, dalam kompetisi Piala Presiden kemarin terasa hambar, tak seru dan tak ramai, karena tidak ada orang berambut kerinting seperti Persipura ikut main dalam kompetisi itu,” ujarnya.

    "Lalu saya katakan kepada beliau di ruang kerjanya, Persipura bisa main, tapi kegiatan itu harus di bawah izin PSSI dan saya minta PSSI membuat surat kepada tim-tim ISL, sebab ISL berada di bawah federasi PSSI,” katanya.

    CUNDING LEVI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.