Persib Limbung Ditinggal Pemain dan Wakil Manajer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Tim Persib Bandung bersama ofisial dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyapa masyarakat saat Pawai Juara Piala Presiden 2015 di kawasan Cimahi, Jawa Barat, 25 Oktober 2015. Pawai tersebut menempuh jarak sekitar 21 km dari Kabupaten Bandung Barat menuju Kota ANTARA/Novrian Arbi/

    Pemain Tim Persib Bandung bersama ofisial dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyapa masyarakat saat Pawai Juara Piala Presiden 2015 di kawasan Cimahi, Jawa Barat, 25 Oktober 2015. Pawai tersebut menempuh jarak sekitar 21 km dari Kabupaten Bandung Barat menuju Kota ANTARA/Novrian Arbi/

    TEMPO.CO, Bandung - Menjelang bergulirnya turnamen Piala Jenderal Sudirman, Persib Bandung dalam kondisi sulit. Setelah resmi ditinggalkan Wakil Manajer Mulyana yang mengundurkan diri pada Senin, 2 November 2015 lalu, kini skuad berjuluk Maung Bandung itu pun harus kembali terdiam lesu lantaran banyak ditinggalkan pemain yang masih belum pasti kedatangannya.

    Pelatih Kepala Persib Bandung Djadjang Nurdjaman tampak murung ketika disambangi Tempo di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu, 4 November 2015. Djanur, begitu Djadjang disapa, tidak mau berkomentar banyak terkait kondisi yang dialami Persib kali ini.

    "Hari ini kita kembali latihan dan masih sepuluh pemain belum bertambah lagi," ujar Djanur.

    Namun, Djanur optimistis Persib bakal tetap memberikan penampilan terbaiknya dalam turnamen PJS nanti. Berdasarkan surat edaran promotor PJS Mahaka Sports and Entertainment, Persib akan mulai melakoni laga perdana kontra Persela Lamongan di Stadion Gelora Deltras Sidoarjo pada Ahad, 15 November 2015 mendatang.

    "Tenggang waktu untuk daftar sampai besok (5 November 2015) pukul 10.00 pagi. Semua pemain sudah kami daftarkan, hanya realitasnya tidak tahu juga. Tapi intinya 23 pemain kami daftarkan," ujar pelatih yang membawa Persib menjuarai Piala Presiden kemarin.

    Sementara itu, kapten tim Persib Atep Rizal mengaku cukup khawatir terkait kondisi Persib yang banyak ditinggalkan penggawanya. Atep mengatakan tidak menargetkan pencapaian yang melangit dalam turnamen PJS kali ini.

    "Tidak mengecilkan teman-teman yang ada di sini, kalau dibilang percaya diri, ya tetap pe-de. Tapi jangan bicara target jalan aja dulu karena kita tahu kalau sudah target otomatis membuat tim juga harus benar-benar utuh," ujarnya.

    Selaku kapten tim, tentu Atep memiliki tanggung jawab lebih dibanding rekan-rekannya yang lain. Atep pun tengah berusaha membujuk pemain yang kini meninggalkan Persib agar bergabung kembali dengan skuad Maung Bandung.

    "Setiap hari juga saya membujuk dan komunikasi terus sama teman-teman di luar yang lagi turnamen dan di luar yang belum bergabung sampai saat ini terus saya lakukan komunikasi mencari solusi supaya bisa kembali lagi," ucapnya.

    AMINUDIN A.S.

    Baca juga:
    Gara-gara Istri Abramovich, Mou Terpuruk

    Heboh Suap Dokter: Tiga Hal yang Mengejutkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.