Bayern Permalukan Arsenal, Guardiola Buka Rahasia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bayern, Thiago Alcantara (kiri), berusaha menjebol gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Champions di Allianz Arena, Jerman, 5 November 2015. Arsenal sempat mengalahkan Bayern (2-0) dalam pertandingan sebelumnya. Reuters / Michael Dalder

    Pemain Bayern, Thiago Alcantara (kiri), berusaha menjebol gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Champions di Allianz Arena, Jerman, 5 November 2015. Arsenal sempat mengalahkan Bayern (2-0) dalam pertandingan sebelumnya. Reuters / Michael Dalder

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemenangan besar 5-1 Bayern Muenchen dari Arsenal di Allianz Arena, Kamis dinihari tadi, membuat klub Jerman itu memuncaki Grup F Liga Champions. Pelatih Josep Guardiola menyebut keberhasilan itu karena dia mempraktekkan kompetisi di antara para pemainnya untuk menjadi starter dalam tim.

    Dengan skuad lengkap warna-warni pemain Eropa, Guardiola mempunyai hak istimewa untuk membangkucadangkan Arjen Robben pada 55 menit pertama pertandingan dengan memasangkan duo gelandang Kingsley Coman dan Douglas Costa, yang sama-sama merupakan pemain baru, dan terbukti membuat Arsenal kalang kabut.

    Robben kemudian masuk untuk mencetak gol pada pertandingan pertamanya dalam Liga Champions musim ini.

    Baca:
    Arsenal Kritis Setelah Dipermalukan Bayern Muenchen 1-5)

    Klub Bavaria itu sudah mencetak tiga gol untuk melewati Arsenal lewat penampilan yang luar biasa pada babak pertama.

    "Saya tak punya keraguan pada Arjen. Semua orang ingin bermain," kata Guardiola. "Mereka harus berjuang untuk memperebutkan jatah starter. Untuk saat ini mereka melakukannya dengan baik karena setiap pemain tahu mereka harus bermain bagus karena ada orang lain yang siap menggantikan mereka bermain."

    Dengan bek tengah Medhi Benatia juga menjadi pemain pengganti setelah kembali dari cedera dan bek Holger Badstuber masuk skuad untuk pertama kali sejak musim lalu, persaingan antarpemain Bayern makin sengit.

    Pada beberapa pekan terakhir Bayern menerapkan pertahanan yang rapat dan Guardiola mengatakan sang juara Bundesliga memang harus selalu berubah.

    "Saya bilang: anak-anak kita selalu harus beradaptasi dengan cara main lawan," sambung Guardiola seperti dikutip Reuters. "Jika lawan kita bertahan seperti Frankfurt (yang menahan Bayern 0-0 pekan lalu) maka itu benar untuk pelatih mereka. Kitalah yang harus menyesuaikan diri."

    Baca:

    Mourinho Tersentuh Dukungan Suporter: Mereka Tak Baca Koran
    Zenit Susul Real Madrid dan Man City ke Babak 16 Besar

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.