Mourinho Tak Lagi Didukung Pemain Chelsea? Zouma Menjawab  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Chelsea Kurt Zouma, merayakan golnya ke gawang Arsenal yang dikawal Petr Cech pada pertandingan lanjutan Liga Inggrins di Stadion Stamford Bridge, London, 19 September 2015. Chelsea menang pada derby London dengan 2-0. Reuters / Dylan Martinez

    Bek Chelsea Kurt Zouma, merayakan golnya ke gawang Arsenal yang dikawal Petr Cech pada pertandingan lanjutan Liga Inggrins di Stadion Stamford Bridge, London, 19 September 2015. Chelsea menang pada derby London dengan 2-0. Reuters / Dylan Martinez

    TEMPO.COJakarta - Bek Chelsea FC asal Prancis Kurt Zouma membantah munculnya dugaan bahwa pelatih Jose Mourinho tidak lagi mendapat dukungan para pemain setelah menelan kekalahan tujuh kali dari 12 pertandingan awal Liga Primer Inggris musim ini.

    Sejumlah laporan menyebutkan, Mourinho tak lagi berkuasa dan dihormati di ruang ganti pakaian, tetapi Zouma berkeras bahwa para pemain masih mendukung manajer mereka yang berkebangsaan Portugal itu.

    “Saya tak berpikir dia (Mourinho) sedang dikecewakan para pemain. Kami memang tidak di tingkat yang sama sebagaimana musim lalu. Tapi sebagai tim, kami tetap bersama-sama. Kami semua percaya Mourinho, sama seperti fans,” kata pemain berdarah Republik Afrika Tengah itu pada Minggu, (8/11/2015) kepada Telefoot.

    Chelsea menelan kekalahan ketujuh musim ini dari tuan rumah Stoke City dengan skor tipis 0-1 di Stadion Britannia di Stoke pada Minggu dinihari WIB. Pertandingan ini merupakan bagian dari rangkaian pertandingan pekan ke-12 Liga Primer Inggris musim 2015-2016.

    Akibat begitu sering menelan kekalahan, skuat berjuluk The Blues yang merupakan juara bertahan kini terdampar di peringkat ke-16 Liga Primer Inggris dengan hanya mengoleksi nilai 11. Perolehan tersebut hanya berjarak 3 angka dari Bournemouth yang duduk di posisi ke-18 atau teratas di zona degradasi.

    Zouma berupaya mencari tahu apa penyebab sebenarnya sehingga penampilan Chelsea musim ini begitu buruk. Namun, sejauh ini dia menduga bahwa persoalan mental yang melatarbelakangi reputasi jelek tersebut.

    “Saya tidak dapat menerangkan mengapa awal musim ini terjadi bencana begitu buruk. Ini sungguh aneh. Kami adalah juara musim lalu, mungkin karena isu mental,” ujarnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.