Fiorentina Kembali Geser Inter dari Puncak Klasemen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Fiorentina Joaquin Rodriguez, merayakan golnya bersama dengan rekan setimnya setelah membobol gawang AC Milan pada pertandingan Liga Serie A di Stadion Artemio Franchi, Florence, 16 Maret 2015. AP/Fabrizio Giovannozzi

    Gelandang Fiorentina Joaquin Rodriguez, merayakan golnya bersama dengan rekan setimnya setelah membobol gawang AC Milan pada pertandingan Liga Serie A di Stadion Artemio Franchi, Florence, 16 Maret 2015. AP/Fabrizio Giovannozzi

    TEMPO.CO, Jakarta - Fiorentina kembali memuncaki klasemen sementara Seri A Italia menggeser Inter Milan setelah mengalahkan Sampdoria dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-12 di Stadion Luigi Ferraris, Minggu, 8 November 2015.

    Fiorentina berhak kembali ke puncak klasemen karena memiliki 27 poin, sama dengan poin yang dimiliki Inter Milan tapi unggul selisih gol. Adapun Sampdoria tertahan di peringkat kesepuluh dengan perolehan 16 poin dari 12 laga.

    Pada jalannya laga, Fiorentina mendapatkan hadiah penalti akibat kesalahan bek Sampdoria, Ervin Zukanovic, yang menyentuh bola di dalam kotak penalti.

    Josip Ilicic yang ditugaskan sebagai eksekutor tendangan pun menuntaskan tugasnya untuk membawa La Viola unggul 1-0 pada menit ke-10.

    Fiorentina menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah Nikola Kalinic menceploskan bola ke gawang Viviano dengan memaksimalkan umpan silang Josip Ilicic pada menit ke-58.

    Fiorentina memiliki peluang lewat sepakan keras Mario Suarez dari umpan pendek Vecino pada menit ke-90. Namun skor 2-0 kemenangan Fiorentina bertahan hingga laga usai.

    Inter Milan sebelumnya sempat menguasai puncak klasemen selama beberapa jam setelah mengalahkan Torino 1-0.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.