Gaya, Arema Cronus Pakai Jersey Anyar di Piala Sudirman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jersey terbaru Arema Cronus yang akan dipakai selama turnamen Piala Jenderal Sudirman. Instagram/@aremacronusfc

    Jersey terbaru Arema Cronus yang akan dipakai selama turnamen Piala Jenderal Sudirman. Instagram/@aremacronusfc

    TEMPO.COMalang - Penampilan Arema Cronus bakal berubah di ajang turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015. Bukan karakter dan gaya bermain Arema yang berubah, melainkan gaya berpakaian para pemain.

    Seluruh pemain akan menggunakan seragam kaus alias jersey anyar saat menjamu Gresik United di Stadion Kanjuruhan dalam laga perdana Grup A pada Selasa malam, 10 November 2015. Pertandingan ini disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang meresmikan pembukaan turnamen Piala Jenderal Sudirman.

    Juru Bicara Arema Cronus Sudarmaji mengatakan, penggunaan jersey baru merupakan kelanjutan kontrak kerja sama sponsorship antara Arema dan produsen sepatu olahraga Specs. “Kami hanya ingin menampilkan kembali desain kombinasi garis biru-hitam vertikal karena dulu Arema juga pernah memakai desain yang sama,” kata Sudarmaji dalam jumpa pers di Hotel Ijen Suites, Kota Malang, Senin, 9 November 2015.

    Kaus baru Arema didominasi warna biru yang berpadu dengan hitam. Ada motif garis vertikal warna hitam sehingga memunculkan efek seperti ada gradasi ke warna lebih gelap di bagian atas kaus.

    Warna biru tampak dominan pada bagian dada dan punggung yang notabene merupakan bagian utama jersey. Sedangkan warna hitam pekat mendominasi kedua bagian lengan. Variasi warna hitam juga menghiasi pinggiran baju di bagian leher.

    Selain desain dan warna, logo tiga sponsor utama tampak mencolok pada bagian dada jersey baru, yakni Ijen Suites selaku sponsor lama, serta dua produsen ban Corsa dan produsen minuman Mogu Mogu. Keduanya merupakan dua sponsor utama yang baru. Kehadiran Corsa dan Mogu Mogu menggusur sponsor Anker Sport. 

    ABDI PURMONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.