Belum Terima Gaji Utuh, Pemain Sriwijaya FC Tetap Setia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Oktober 2015. Final Piala Presiden 2015 akan berlangsung pada Ahad, 18 Oktober esok hari. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 17 Oktober 2015. Final Piala Presiden 2015 akan berlangsung pada Ahad, 18 Oktober esok hari. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Palembang - Para pemain klub Sriwijaya FC belum menerima gajinya secara utuh atau 100 persen sesuai nilai kontrak. Sebabnya, kondisi keuangan klub Wong Kito itu masih merah. "Sebenarnya kami berharap pembayaran 100 persen dari kesepakatan awal," kata salah seorang pemain, Asri Akbar, Kamis, 12 November 2015.

    Meski demikian, salah seorang pilar utama klub Sriwijaya SF itu mengatakan dia dan teman-temannya bisa memahami kenyataan itu. Apalagi, gaji yang diterima bakal naik walaupun belum 100 persen.

    Menurut pemain asal Makassar itu, ada kenaikan 15 persen dari yang diterima ketika mereka berlaga dalam ajang Piala Presiden beberapa pekan lalu.

    Sebelumnya, gaji yang diterima para pemain Sriwijaya FC hanya 30 persen dari nilai kontrak saat mereka berlaga dalam kompetisi reguler, seperti Liga Super Indonesia. Kemudian manajemen menaikkannya menjadi 45 persen dari nilai kontrak.

    Asri dan kawan-kawannya berusaha memahami keadaan keuangan klubnya. Hampir sama dengan klub lainnya, Asri meyakini manajemen Sriwijaya FC mengalami kesulitan mendapatkan sponsor besar, seperti ketika berlaga dalam LSI.

    Dalam kondisi keuangan yang belum sehat seutuhnya para pemain masih dikontrak oleh manajemen untuk masa tiga bulan ke depan. Menurut Asri, antara para pemain dan manajemen sudah membicarakannya sebelumnya. "Sepertinya secara resmi kontrak akan ditandatangani di Solo," ucapnya.

    Saat ini gelandang Sriwijaya itu masih berada di Makassar setelah ikut berlaga dalam ajang Piala Habibie di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Namun hari ini Asri akan bergabung dengan para pemain Sriwijaya FC di Solo, yang merupakan kandang sementara klub itu. “Kami berkomitmen bermain habis-habisan dalam turnamen Piala Jenderal Sudirman,” tutur Asri.

    Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, telah menandatangani kesepakatan nilai kontrak dan lama masa kontrak pemain untuk tiga bulan ke depan. Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk memberikan kepastian kepada para pemain.

    Dengan adanya kepastian secara tertulis itu, ia meyakini kinerja para pemain akan semakin baik saat berlaga di turnamen Piala Jenderal Sudirman. "Kontrak pemain sudah ditandatangani dan nilainya juga naik," kata Dodi.

    Saat ini Sriwijaya memiliki 24 pemain. Tiga di antaranya merupakan pemain asing, yakni Abdoullaye Yousuf Maiga, Rafaele Simoene, dan Osas Saha.

    Media Officer Sriwijaya FC, Sidratul Muntaha, juga memastikan pemain kawakan, seperti Ferdinand Sinaga, Titus Bonai, Yohanis Nabar, Titus Bonai, Patrich Wanggai, dan Dian Agus Prasetyo, tetap memperkuat Sriwijaya FC.

    Sriwijaya FC juga masih diisi muka lama, seperti Riski Dwi Ramadana, A.A. Ngurah, Manda Cingi, Yogi Triyana, Fathul Rachman, Wildansyah, Fahrudin Wahyudi Aryanto, T.A. Musafry, dan Syaiful Indra Cahya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.