Denmark Vs Swedia Malam Ini, Ibrahimovic Pamer Keangkuhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Swedia, Zlatan Ibrahimovic (kanan), menjebol gawang Denmark dari titik penalti dalam pertandingan play-off kualifikasi Euro 2016 di stadion Friends arena, Stockholm, Swedia, 14 November 2015.  Michael Campanella/Getty Images

    Pemain Swedia, Zlatan Ibrahimovic (kanan), menjebol gawang Denmark dari titik penalti dalam pertandingan play-off kualifikasi Euro 2016 di stadion Friends arena, Stockholm, Swedia, 14 November 2015. Michael Campanella/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Zlatan Ibrahimovic genap berusia 34 tahun pada 3 Oktober lalu. Namun tatapan matanya masih tajam, geraknya masih lincah, dan semangatnya masih meletup-letup.

    "Masih ada satu pertandingan lagi yang harus kami menangkan," kata Ibrahimovic seperti dikutip dari Sky Sports, Senin, 16 November 2015. "Kami harus benar-benar fokus pada laga ini."

    Ibra, begitu Ibrahimovic disapa, sukses membawa Swedia menekuk Denmark dengan skor 2-1 dalam leg pertama laga play-off kualifikasi Piala Eropa 2016, Ahad lalu. Ia mencetak satu gol di laga tersebut.

    Namun perjuangan belum selesai. Mereka masih harus melawan Denmark di leg kedua yang akan digelar di Parken Stadium, Copenhagen, Denmark, Rabu dinihari nanti.

    Swedia hanya memerlukan hasil imbang di laga ini untuk merebut tiket ke putaran final Piala Eropa 2016 yang akan berlangsung di Prancis pada 10 Juni-10 Juli 2016.

    Bagi Ibra, Swedia wajib lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 setelah mereka gagal tampil di Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil. Jadi ini semacam misi penebusan dosa.

    Swedia gagal tampil di Piala Dunia 2014 setelah disingkirkan Portugal di babak play-off pada November 2013. Saat itu, mereka kalah dengan skor agregat 2-4.

    "Piala Dunia tanpa saya tidak akan berlangsung seru. Karena itu saya jelas tidak akan ke Brasil atau menontonnya melalui televisi," kata Ibra ketika itu.

    Hampir dua tahun berlalu sejak kekalahan mereka dari Portugal, Swedia kini terjebak pada situasi yang sama. Mereka hanya finis di Grup G kualifikasi Piala Eropa 2016. Sehingga mereka harus menjalani laga play-off melawan Denmark.

    "Saya tidak bisa membayangkan turnamen sebesar ini bergulir tanpa ada saya di dalamnya,” kata Ibra, masih tetap dengan keangkuhannya. "Kami akan lolos kali ini."

    Piala Eropa 2016 kemungkinan akan menjadi turnamen internasional terakhir yang akan diikuti Ibra. Sebab, usianya sudah 34 tahun dan turnamen internasional terdekat adalah Piala Dunia 2018.

    Saat itu, usia Ibra akan sudah 37 tahun. Sulit membayangkan Ibra ada di turnamen tersebut. Tak mengherankan jika Ibra begitu berambisi lolos ke putaran final Piala Eropa 2016.

    Apalagi, ia punya modal yang cukup untuk mendongkrak performa Swedia. Bayangkan saja, Ibra sudah mencetak delapan gol dalam sembilan penampilannya di laga kualifikasi Grup G Piala Eropa 2016.

    Hanya Robert Lewandowski dan Thomas Muller yang bisa menandingi catatan ciamik ini.

    SKY SPORTS | BBC | GOAL | DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.