Lawan PSM Makassar, Semen Padang Targetkan Poin Penuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Semen Padang Mohamadou Alhadji (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persipura Gerald Rudolf P dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Sepak Bola Piala Jenderal Sudirman di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 17 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

    Pesepakbola Semen Padang Mohamadou Alhadji (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persipura Gerald Rudolf P dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Sepak Bola Piala Jenderal Sudirman di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 17 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim sepak bola Semen Padang bakal melakoni laga lanjutan Piala Jenderal Sudirman di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Jumat, 20 November 2015. Tim berjulukan Kabau Sirah itu akan melawan PSM Makassar.

    Pelatih Semen Padang Nil Maizar optimistis timnya bisa meraih poin penuh pada laga kedua penyisihan Grup B itu meskipun pada laga perdana Semen Padang ditaklukkan Persipura Jayapura dalam adu penalti.

    Kamis pagi, 19 November 2015, Nil mengawali latihan dengan pemanasan di lapangan Gelora Samudra Kuta. Kemudian Nil memberikan materi latihan strategi untuk menghadapi PSM Makassar.

    "Kita sudah siap untuk bertanding besok," ujarnya kepada Tempo, Kamis, 19 November 2015.

    Nil mengaku sudah mengevaluasi timnya setelah menelan kekalahan dari Persipura. Semua lini menjadi perhatian Nil agar mendapatkan hasil maksimal saat menghadapi PSM Makassar besok.

    Bagi Nil, semua pemain harus tetap fokus dan konsentrasi selama 90 menit. "Pemain harus fokus 2 x 45 menit. Bukan 1 x 45 menit," ujar mantan pelatih tim nasional Indonesia ini.

    Sebab, pada babak kedua saat menghadapi Persipura Jayapura, Hengki Ardiles CS terlihat bermain di bawah. Seakan-akan mereka bermain bertahan saat unggul 2-1 dari tim berjulukan Mutiara Hitam itu.

    Padahal Nil ingin anak asuhnya tetap berada di atas agar bisa menguasai bola dan melakukan serangan.

    "Kita tak bermaksud bermain bertahan saat unggul. Malah kita ingin mereka tetap berada di atas. Agak turun sedikit," ujarnya.

    Kata Nil, pergantian penyerang Koko Lomel dengan gelandang Rudi Doank pada babak kedua bukan berarti mereka akan bermain bertahan. Mereka ingin menguasai bola di lapangan tengah.

    Namun secara umum Nil puas dengan penampilan anak asuhnya di laga perdana tersebut. Meskipun Semen Padang ditaklukkan Persipura lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.

    Terbukti mereka sempat unggul hingga menit ke-87. Anak-anak Kabau Sirah mampu menjebloskan dua gol ke gawang Persipura. Mereka juga mendapatkan empat peluang pada pertandingan tersebut.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.