PSM Taklukkan Semen Padang 4-3, Liestiadi: Kami Beruntung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Semen Padang, Mohamadou Alhadji (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar, Escobar dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Piala Jenderal Sudirman di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 20 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

    Pesepak bola Semen Padang, Mohamadou Alhadji (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar, Escobar dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Piala Jenderal Sudirman di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 20 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

    TEMPO.CO, Gianyar - PSM Makassar berhasil menaklukkan Semen Padang lewat adu penalti 4-3 pada laga penyisihan Grup B Piala Jenderal Sudirman, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat, 20 November 2015.

    Pelatih PSM Makassar, Liestiadi mengatakan kemenangan itu buah dari tekad pelatih, pemain dan manajemen PSM Makassar. "Dan kami kembali beruntung, dewi fortuna berpihak kepada kami," kata Liestiadi usai pertandingan, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat, 20 November 2015.

    Setelah memenangi laga kedua tersebut, Liestiadi semakin yakin timnya bakal lolos ke babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman. "Meskipun nanti kami menduduki posisi ketiga di grup, tak masalah. Target kami lolos, tercapai," ujar Liestiadi.

    Ia berharap timnya bisa mendapatkankan kemenangan pada dua laga tersisa di babak penyisihan grup yaitu melawan Persipura Jayapura dan Bali United dalam waktu normal. "Target menang di dua pertandingan tanpa adu pinalti. Target kami menang murni," kata dia.

    Untuk pertandingan kedua ini, Liestiadi mengaku puas dengan permainan para pemain asuhannya. "Babak pertama kami puas. Babak kedua koordinasi di lini tengah kurang, terutama di menit akhir. Kami akan evaluasi itu untuk menghadapi Persipura nanti," ucap dia.

    Meski begitu, ia tetap memberi catatan pada lini depannya yang mandul gol. "Evaluasi kami bagaimana supaya bisa tajam dan mengkonversi peluang menjadi gol," tuturnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.