Piala Sudirman, Pusamania Menang Tipis 1-0 Atas Persela  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persela Lamongan, Roman Golian (kanan), bersitegang dengan wasit pertandingan, Hadiyana, saat laga ISL melawan Arema Cronus di stadion Kanjuruhan Malang, 25 Oktober 2014. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pesepakbola Persela Lamongan, Roman Golian (kanan), bersitegang dengan wasit pertandingan, Hadiyana, saat laga ISL melawan Arema Cronus di stadion Kanjuruhan Malang, 25 Oktober 2014. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusamania Borneo FC akhirnya memetik kemenangan pertamanya pada laga lanjutan Grup C Piala Jenderal Sudirman saat melawan Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu, 21 November 2015.

    Satu-satunya gol kemenangan PBFC dicetak pemain pengganti Sutan Samma pada menit ke-60 memanfaatkan umpan terobosan. Samma, yang lolos dari jebakan offside, berhasil menyarangkan bola ke gawang Persela yang dijaga Choirul Huda.

    Sepanjang babak pertama, PBFC bermain tertekan. Gawang tim berjuluk Pesut Etam tersebut beberapa kali terancam. Tercatat, dua kali tendangan pemain Persela, Emile Mbamba dan M. Dzikri Afdholi, pada menit ke-3 dan ke-35, membentur tiang gawang.

    PBFC mulai berbalik menekan di babak kedua. Pada menit ke-50, pemain asing Srdjan Lopicic mengawali ancaman gawang Persela. Tendangan pemain tengah itu masih melebar di kiri gawang Choirul Huda. Gol baru tercipta pada menit ke-60 lewat kaki Sutan Samma.

    Unggul satu gol tak membuat pemain PBFC mengendorkan serangan. Pun demikian dengan pemain Persela. Di akhir babak kedua, anak-anak Laskar Joko Tingkir hampir saja menyamakan skor. Namun hingga peluit akhir babak kedua ditiup, skor tidak berubah.

    Pelatih kepala PBFC, Kas Hartadi, yang menggantikan Iwan Setiawan, puas dengan permainan anak-anak asuhannya. Dia mempersembahkan kemenangan ini untuk warga Samarinda. "Kemenangan ini untuk rakyat Samarinda, manajemen, dan semua pemain," katanya seusai pertandingan.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.