Lawan Persela, Surabaya United Sambut Zulfiandi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Surabaya United, Rudi Widodo (tengah) meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Persib Bandung saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jenderal Sudirman di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 21 November 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Surabaya United, Rudi Widodo (tengah) meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Persib Bandung saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jenderal Sudirman di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 21 November 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Surabaya United mendapatkan tambahan amunisi menjelang pertandingan melawan Persela Lamongan pada babak penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman pada Jumat, 27 November 2015, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

    Salah satu pemain Surabaya United, Zulfiandi, yang sebelumnya bergabung di tim Pra-PON Aceh telah bergabung dengan skuadnya. "Syukur alhamdulillah Zulfiandi telah bergabung dengan tim," kata pelatih Surabaya United, Ibnu Grahan, kepada Tempo seusai latihan di lapangan Brigif 1 Marinir, Sidoarjo, Selasa, 24 November 2015.

    Menurut Ibnu, kedatangan Zulfiandi itu akan menambah kekuatan Surabaya United, terutama di lini tengah. Ia juga yakin Zulfiandi akan menambah warna permainan menjadi lebih baik. “Tentu dia akan menambah variatif permainan di lini tengah, dan pasti akan menambah kekuatan tim," katanya.

    Zulfiandi itu, kata dia, sudah lama ditunggu kedatangannya oleh tim, terutama sejak awal-awal Surabaya United melawan PS TNI yang akhirnya tumbang. Akan tetapi, tim pelatih tidak bisa berbuat banyak karena gelandang bertahan itu harus bertolak ke Bangka Belitung untuk bergabung dengan tim Pra-PON Aceh, Selasa, 10 November 2015.

    “Saat ini, adanya Zulfiandi di lini tengah, ditambah Munhar dan Evan Dimas beserta pemain lainnya, maka insya Allah akan lebih bagus," ujarnya.

    Ibnu menambahkan, timnya saat ini terus menguatkan fisik pemain serta mengasah naluri mengontrol bola dan kecepatan, sehingga dalam mengambil keputusan untuk mengumpan bola bisa tepat sasaran. “Jadi, semuanya kami asah, mulai dari naluri, kecepatan, hingga keputusan mengumpan bola,” kata dia.

    Ibnu berharap timnya bisa bermain maksimal dan dapat mengalahkan Persela sehingga peluang melaju ke babak delapan besar akan semakin mulus. “Yang pasti, kami akan maksimalkan semua sisa pertandingan di babak penyisihan grup ini,” katanya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.