Lawan Persjia, Arema Bertekad Sapu Bersih Kemenangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arema Cronus Christian Gonzales meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Persipasi Bandung Raya (PBR) dalam pertandingan babak penyisihan Grup A, Piala Jenderal Sudirman 2015 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, 16 November 2015. Arema kalahkan PBR dengan skor akhir 4-2. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Arema Cronus Christian Gonzales meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Persipasi Bandung Raya (PBR) dalam pertandingan babak penyisihan Grup A, Piala Jenderal Sudirman 2015 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, 16 November 2015. Arema kalahkan PBR dengan skor akhir 4-2. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Arema Cronus menargetkan sapu bersih seluruh laga pada babak penyisihan Grup A Piala Jenderal Sudirman yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

    "Meski kita sudah mengamankan tiket lolos babak delapan besar, kita tetap serius mempersiapkan laga terakhir kita di babak penyisihan lawan Persija Jakarta, Sabtu (28/11). Kita juga mulai mematangkan teknik dan taktik, serta mental pemain untuk menghadapi laga terakhir babak penyisihan Grup A nanti," kata pelatih Arema Joko Susilo di Malang, Kamis.

    Menurut dia, setiap pertandingan harus dipersiapkan dengan matang dan serius kendati Arema menjadi tim pertama yang lolos babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman, bahkan tidak berpengaruh lagi untuk meraih tiket babak delapan besar.

    Ia mengemukakan, sebagai persiapan menghadapi Persija Jakarta pada laga terakhir babak penyisihan, pemain diberi materi latihan fisik serta strategi yang bakal diterapkan pada laga pamungkas tersebut. Hanya saja, Joko Susilo yang akrab dipanggil Gethuk itu masih merahasiakan strategi apa yang bakal diterapkan.

    Gethuk juga mengingatkan agar anak asuhnya tidak terlalu percaya diri berlebihan karena sudah lolos babak delapan besar dengan tiga kemenangan yang telah diraih. Sebab, yang dihadapi Arema pada pertandingan terakhir babak penyisihan bukanlah tim sembarangan. Bahkan tim itu dihuni oleh sejumlah pemain yang kenyang pengalaman dan malang melintang di dunia persepakbolaan Tanah Air.

    Sejumlah pemain senior kenyang pegalaman itu di antaranya Maman Abdurrahman, Rapael Maitimo, Pacho Kenmogne, dan Amarzuki. "Anak-anak harus mewaspai sejumlah pemain senior tersebut, apalagi Persija juga bukan tim yang mudah ditaklukkan," ucap Gethuk.

    Sementara itu, Arema yang dalam laga sebelumnya tidak diperkuat sejumlah pemain pilarnya karena cedera, saat menghadapi Persija kemungkinan besar bakal mendapatkan tambahan amunisi. Sebab, Cristian Gonzales, Purwaka Yudhi, Dendy Santoso, dan I Gede Sukadana sudah sembuh dari cedera.

    Hanya saja, Arema kemungkinan tidak akan diperkuat pemain tengahnya, Toni Espinossa Mossi. Gelandang flamboyan asal Spanyol tersebut dibekap cedera ketika menghadapi Sriwijaya FC. Posisi Mossi kemungkinan besar bakal digantikan Esteban Vizcarra.

    "Kami tidak terlalu khawatir dengan absennya Mossi karena pemain tengah Arema kualitasnya hampir sama sehingga bisa menggantikan posisi Mossi. Mudah-mudahan saja saat menghadapi Persija, cedera Mossi sudah pulih dan bisa memperkuat Arema di laga terakhirnya di babak penyisihan Grup A," tutur Gethuk.

    Pada tiga laga sebelumnya, Arema mampu meraih poin sempurna dari Persegres Gresik United dengan skor 4-1, Persipasi Bandung Raya (PBR) dengan skor 4-2, dan menjamu Sriwijaya FC dengan skor 2-0.

    Dengan tiga kemenangan itu, Arema memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman 2015.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.