PBFC Waspadai Kerja Sama Konate, Spaso, dan Firman Utina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persela Lamongan, Edi Gunawan (kanan) berebut bola dengan pemain Pusamania Borneo FC, Srdjan Lopicic saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jenderal Sudirman di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 21 November 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Persela Lamongan, Edi Gunawan (kanan) berebut bola dengan pemain Pusamania Borneo FC, Srdjan Lopicic saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jenderal Sudirman di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 21 November 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Samarinda -  Menghadapi Persib Bandung, pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) Kas Hartadi tak ingin kecolongan. Bermain dengan klub bermaterikan punggawa Tim Nasional Indonesia, Kas Hartadi mengingatkan kepada pemain ekstra hati-hati.

    Solidaritas pemain yang ditunjang dengan mental mumpuni, membaut Persib Bandung memang menjadi tim besar saat ini. Namun demikian, Kas Hartadi mengaku tak ingin menyerah dan tetap ingin menaklukkan Maung Bandung.

    Dari beberapa kali pertandingan, Kas Hartadi selalu mengamati pola permainan pasukan di bawah arsitek Djajang Nurjaman. Menurut dia semua pemain Persib harus diwaspadai. Tapi yang menyita perhatiannya adalah soliditas trio pemain depan Persib Bandung, Konate Makan, Firman Utina dan Illija Spasocevic.

    "Mereka bertiga ini bisa berbahaya, posisi mereka tak tetap ketiganya bisa berganti posisi masing-masing, mereka akan berputar pada laga nanti," kata Kas Hartadi, Kamis, 26 November 2015.

    Memiliki waktu recovery pemain selama empat hari, dijadikan Kas Hartadi memgembalikan kebugaran pemain. Saat ini menurut Kas Hartadi pemain sudah siap merumput meski harus menghadapi tim juara ISL 2014 sekaligus juara turnamen Piala Presiden 2015.

    "Kami Borneo berusaha kerja keras, ini pertandingan hidup mati bagi kami, semoga kita bisa dapat hasil maksimal. Ini ibarat pertandingan final bagi kami," kata Kas Hartadi.

    Keyakinan sang arsitek mendapat dukungan para pemain. Penjaga di bawah mistar gawang Galih Sudaryono berjanji akan tampil maksimal. Tugas sebagai penghalang si kulit bundar bakal dilakoni dengan maksimal. "Kami tentu ingin menang, saya akan tunjukkan penampilan terbaik saya," kata Galih Sudaryono.

    Hal senada juga disampaikan gelandang syarat pengalaman milik PBFC, Ponaryo Astaman. Bersama rekannya diatas lapangan, Ponaryo yakin bisa mengatasi perlawan Persib Bandung.

    Kapten PBFC Hamka Hamzah juga mengutarakan optimismenya pada laga penentu nanti. Hamka meminta kepada punggawa PBFC jangan sama seali meremehkan lawan, terlebih Persib Bandung.

    "Kami tidak boleh remehkan Persib, semua tahu mereka tim bagus. Insya Allah kami akan berjuang sungguh-sungguh, bermain dengan hati dan kebanggaan terhadap logo didada," kata Hamka.

    Sebagai persiapan terakhir, Kas Hartadi meminpin jalannya latihan, Kamis, 26 November 2015. Kas mengaku lebih memberikan materi memanfaatkan bola set piece.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.