Ponaryo Yakin Bisa Atasi Pemain Muda Surabaya United  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSM Ponaryo Astaman (tengah) bermain sepak bola dijalan dengan disaksikan para suporter di jalan raya kawasan Jalan Sudirman, Makassar, 1 Mei 2015. Aksi mereka tersebut juga meminta agar Kemenpora dan PSSI berdamai. TEMPO/Fahmi Ali

    Pemain PSM Ponaryo Astaman (tengah) bermain sepak bola dijalan dengan disaksikan para suporter di jalan raya kawasan Jalan Sudirman, Makassar, 1 Mei 2015. Aksi mereka tersebut juga meminta agar Kemenpora dan PSSI berdamai. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain senior Pusamania Borneo FC, Ponaryo Astaman, optimis timnya akan mengalahkan Surabaya United pada laga terakhir babak penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin, 30 November 215.

    Meski Surabaya United dihuni banyak pemain muda jebolan tim nasional U-19, yang notabene memiliki semangat juang dan stamina bagus, ia dan rekan-rekannya yakin bakal bisa mengatasinya.

    Menurut Ponaryo, pemain-pemain muda Surabaya United boleh saja memiliki daya juang tinggi dan stamina bagus, tapi pemain senior Pusamania juga memiliki pengalaman yang belum dipunyai pemain muda.

    "Yang mahal dalam tanda petik buat pemain muda adalah pengalaman dan percaya diri," katanya setelah mengikuti latihan di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, Minggu, 29 November 2015.

    Selain itu, kata dia, Pusamania juga diperkuat sejumlah pemain muda. Salah satunya adalah Terens Puhiri yang saat melawan Persib Bandung tampil memukau dengan menyumbang satu gol lewat tendangan jarak jauh.

    Di Grup C, Pusamania berada di posisi kedua atau selisih satu poin dari pemuncak klasemen, PS TNI, dengan mengantongi delapan poin. Sementara Surabaya berada di bawah Pusamania dengan mengoleksi enam poin.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.