Piala Sudirman, Semen Padang: Kami di Grup Berat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Semen Padang, Leo Guntara (dua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Bali United, Hendra Sandy dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Sepak Bola Piala Jenderal Sudirman di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 26 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

    Pesepak bola Semen Padang, Leo Guntara (dua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Bali United, Hendra Sandy dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Sepak Bola Piala Jenderal Sudirman di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 26 November 2015. ANTARA/Wira Suryantala

    TEMPO.CO, Padang - Semen Padang FC akan melakoni babak delapan besar turnamen Piala Jenderal Sudirman. Tim berjulukan Kabau Sirah itu berada di Grup D.

    Berdasarkan hasil undian panitia penyelenggara turnamen, Mahaka Sports and Enterteinment, Kamis kemarin, Semen Padang satu grup dengan PS TNI, Mitra Kukar, dan Persija Jakarta. Mereka akan bersaing untuk mendapatkan tiket ke semifinal di Stadion Manahan, Solo, pada 12-22 Desember mendatang.

    Manajer Semen Padang FC Suranto mengatakan Grup D diisi tim-tim yang kuat. Buktinya, mereka lolos ke delapan besar turnamen ini. "Tak ada tim yang lemah di babak ini. Semuanya kuat," ujarnya kepada Tempo, Jumat, 4 Desember 2015.

    Apalagi, kata Suranto, semua klub yang berlaga di babak delapan besar pasti akan lebih serius. Mereka ingin lolos ke babak selanjutnya.

    Makanya, Semen Padang tak akan menganggap laga ini mudah. Tim asuhan Nil Maizar tersebut harus lebih siap menghadapi babak ini. "Kami mewaspadai semua tim. Jadi setiap pertandingan tak boleh dianggap enteng," ujarnya.

    Direktur Teknik Semen Padang Asdian mengaku di Grup D ada PS TNI, Mitra Kukar, dan Persija Jakarta. Mereka dinilai sebagai tim yang kuat. "PS TNI, Mitra Kukar, Persija Jakarta, dan Semen Padang berada di grup berat," ujarnya.

    Menurut dia, Semen Padang membutuhkan perjuangan yang berat untuk lolos ke semifinal. Nil Maizar harus siap berjuang maksimal sesuai dengan semangat perjuangan Jenderal Sudirman.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.