Firman Utina Hengkang dari Persib, Ini Alasan Manajemen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Persib Bandung Firman Utina (kiri), merayakan golnya bersama rekan setimnya Tantan usai membobol gawang Gresik United pada pertandingan Indonesian Super League di Stadion Sijalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (29/5). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Gelandang Persib Bandung Firman Utina (kiri), merayakan golnya bersama rekan setimnya Tantan usai membobol gawang Gresik United pada pertandingan Indonesian Super League di Stadion Sijalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (29/5). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menepis pernyataan mantan pemain Persib Firman Utina yang membeberkan alasan dirinya hengkang lantaran PT PBB tidak membayar honor Piala Presiden kepada pemain asal Manado itu.

    Salah satu Komisaris PT PBB Kuswara S. Taryono menilai pernyataan Firman itu sungguh bertentangan dengan apa yang telah dilakukan PT PBB. Menurut Kuswara, sesungguhnya membayar gaji pemain itu merupakan kewajiban perusahaan dan memang telah dibayarkan.

    "Adalah tidak benar PT. PBB tidak memberikan gaji ke Firman Utina selama Piala Presiden, tentu tidak hanya gaji tapi juga ada bonus dan uang pertandingan, PT sudah memberikan haknya semua," kata Kuswara kepada awak media di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu, 5 Desember 2015.

    Menurut Kuswara, Firman merupakan salah satu pemain Persib yang tidak menandatangani kontrak yang diajukan PT PBB guna melakoni turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015. Hal itu, kata dia, lantaran adanya ketidaksepahaman perihal isi kontrak yang menurut Firman merugikan dirinya selaku pemain.

    "Firman termasuk yang belum menandatangani kontrak karena menganggap ada beberapa pasal yang merugikan pemain. Pasal itu normatif, kesepakatan kedua pihak antara klub dan pemain, adalah wajar jika ada tata tertib, itu sesungguhnya kontrak standar, sama seperti ISL yang lazim antara klub dan pemain," katanya.

    Kuswara mengatakan, jika ada masalah terkait ketidaksepahaman kontrak antara pemain dengan manajemen, hal itu merupakan sesuatu yang wajar dan bisa dibicarakan. "Ya itu hal yang wajar, dan kita tidak bisa memaksakan pemain untuk menandatangani kontrak itu," ucapnya.

    "Kami hargai Firman Utina belum tanda tangan, kami sampaikan terima kasih sudah menjalani turnamen Piala Jenderal Sudirman. Kita sudah mengumpulkan pemain sebelum Piala Sudirman, membicarakan persiapan, saat itu Firman tidak ikut karena ikut Habibie Cup, tapi ada komunikasi dengan teman-teman yang lain dan sudah berjumpa, kami menyampaikan pada pemain, prisipnya pemain tidak ada masalah," katanya.

    Namun, kata dia, meskipun Firman belum menandatangani kontrak yang berdurasi kurang lebih 3 bulan itu, PT PBB tetap akan membayar honor Firman lantaran dia bermain dalam ajang Piala Jendral Sudirman kemarin.

    "PT ada niat membayar Firman Utina sesuai dengan yang digariskan, tetap PT akan menyelesaikan, saya akan cek lagi karena ada bagian yang mengurusi hal itu, tentu haknya akan dia dapatkan meskipun dia tidak menandatangani kontrak," ujarnya.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.