Di Grup D, PS TNI Menjadi Tim Paling Diwaspadai Jafri Sastra

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PS TNI,  Erwin Ramdani (kanan) di bayangi sejumlah pemain Persela Lamongan saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jendral Sudirman di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 24 November 2015. PS TNI berhasil lolos ke perdelapan final. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain PS TNI, Erwin Ramdani (kanan) di bayangi sejumlah pemain Persela Lamongan saat pertandingan babak penyisihan grup C Piala Jendral Sudirman di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 24 November 2015. PS TNI berhasil lolos ke perdelapan final. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COKuta - Skuad Mitra Kukar terus melakukan pembenahan untuk menghadapi babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman. Selama hampir sebulan, sejak babak penyisihan Grup B hingga menjelang babak delapan besar, mereka menggelar pemusatan latihan di Bali.

    Berdasarkan undian babak delapan besar, Mitra Kukar berada di Grup D bersama PS TNI, Persija Jakarta, dan Semen Padang. Mereka akan bertanding di Stadion Manahan, Solo, pada 12-22 Desember 2015. 

    Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra, mengatakan tiga tim pesaing di Grup D itu patut diwaspadai. Namun ia memberi perhatian khusus pada tim pendatang baru, PS TNI.

    "Tim amatir itu hanya status nama klubnya (PS TNI). Kinerja para pemain dan pelatih menggambarkan profesionalitas yang luar biasa. Mereka punya fighting spirit untuk menang di setiap laga. Itu yang kami waspadai," kata Jafri saat ditemui di Kuta, Senin, 7 Desember 2015.

    Pelatih asal Sumatera Barat itu mengklaim telah mempelajari kekuatan tiga tim tersebut. Bahkan dia memiliki catatan-catatan untuk menerapkan taktik dan strategi dalam pertandingan nanti.

    “Tentunya kami pasti berfokus menghadapi lawan satu-satu. Kami mewaspadai pemain secara kolektif karena sepak bola itu situasional. Kami ingin progres latihan kerja sama membangun pertahanan dan penyerangan yang berimbang,” ujar Jafri.

    Dalam laga perdana babak delapan besar, tim berjulukan Naga Mekes itu akan menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu, 12 Desember 2015. Jafri menyatakan ingin berfokus mempersiapkan strategi untuk mengalahkan tim asuhan Bambang Nurdiansyah itu. "Saat ini kami berfokus dulu pada Persija untuk berjuang maksimal," kata dia.

    Saat menghadapi Persija, Jafri belum tentu bisa menurunkan Zulkifli Syukur. Sebab kapten tim itu masih menjalani pemulihan akibat cedera. "Kami masih melihat perkembangannya untuk diturunkan di babak delapan besar karena sampai hari ini dia masih menjalani latihan terpisah. Kami tidak mau memaksa karena dia harus betul-betul sembuh," tuturnya.

    Skuad Mitra Kukar menggelar pemusatan latihan di Bali setelah memastikan memegang tiket ke babak delapan besar. Hampir sebulan sejak tampil di babak penyisihan Grup B, mereka terus memperbaiki kekurangan tim sebagai persiapan tampil di babak delapan besar.

    Untuk mematangkan persiapan, sebelum meninggalkan Bali pada Rabu, 9 Desember 2015, Mitra Kukar akan menggelar permainan internal. “Besok (Selasa, 8 November 2015) sesi latihan pagi game internal. Sebenarnya kami ingin melakukan pertandingan uji coba, tapi terhambat izin keramaian karena menjelang pilkada,” ucapnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.