Pemerasan dengan Video Seks, Timnas Prancis Skors Benzema  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karim Benzema.   REUTERS/Charles Platiau

    Karim Benzema. REUTERS/Charles Platiau

    TEMPO.COJakarta - Federasi Sepak Bola Prancis pada Kamis menjatuhkan skors tanpa batas waktu kepada penyerang Karim Benzema. Hukuman itu diberikan terkait dengan dugaan keterlibatannya dalam pemerasan video rekaman seks terhadap rekan setimnya Mathieu Valbuena.

    Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet mengatakan, skors tersebut akan mencakup Piala Eropa 2016 yang dimulai di Prancis enam bulan lagi, kecuali kasusnya telah diputuskan sebelumnya.

    Le Graet mengatakan ini merupakan keputusan yang "membuat patah hati" ketika mengambil tindakan tersebut terhadap bintang Real Madrid berusia 27 tahun itu, yang merupakan pencetak gol terbanyak timnas Prancis.

    "Karim Benzema tidak akan dipilih sampai situasi berubah, sampai ada sesuatu yang baru dalam kasus ini. Ini merupakan keputusan yang saya ambil sebagai presiden federasi," kata Le Graet pada konferensi pers.

    Benzema didakwa dengan keterlibatan dalam upaya pemerasan gelandang Lyon berusia 31 tahun, Valbuena. Ia membantah telah melakukan kesalahan tapi berpeluang dijatuhi hukuman penjara lima tahun jika dinyatakan bersalah.

    Valbuena mengatakan, gambar-gambar seks itu berada di telepon selulernya yang dicuri. Tiga orang pria telah ditahan untuk permintaan tebusan uang agar rekaman seks itu dihancurkan.

    Le Graet mengatakan, dakwaan-dakwaan itu harus dicabut atau Benzema, yang telah mengemas 27 gol dari 81 pertandingan internasional, dan Valbuena harus berekonsiliasi.

    "Jika tidak ada perubahan pada Maret (ketika pertandingan-pertandingan internasional selanjutnya dihelat), ia tidak akan dimainkan. Jika tidak ada perubahan untuk Piala Eropa, ia tidak akan bermain," papar Le Graet.

    Valbuena telah meninggalkan timnas Prancis karena masalah ini, tapi ia sekarang dapat kembali dimainkan, tambah sang presiden. 

    Pengumuman Le Graet muncul hanya dua hari sebelum dilakukan pengundian untuk putaran final Piala Eropa 2016 yang diselenggarakan di Paris.

    Le Graet mengatakan, bintang Real Madrid itu merupakan pemain "luar biasa", tapi FFF harus memperhitungkan opini publik setelah menghadapi tekanan kuat seputar kasus ini.

    Rasa malu sepak bola Prancis meningkat karena Benzema diduga mendekati Valbuena di kamp latihan timnas pada 5 Oktober, untuk membujuknya berbicara kepada para pemeras, yang salah satunya merupakan teman masa kecil Benzema.

    Valbuena mengatakan Benzema "secara tidak langsung" mendesaknya untuk membayar.

    Pada bulan lalu stasiun radio Prancis memberi detail percakapan telepon yang dilakukan Benzema dengan Karim Zenati, teman masa kecil dan salah satu terduga pemeras. 

    Benzema berkata, ia mengatakan kepada Valbuena bahwa dirinya harus pergi dan menemui sang pemeras. Namun seperti yang dikutip juga, Benzema menyatakan, "Saya berjanji kepada Anda bahwa tidak ada salinan lain dari video seks itu."

    Benzema mengatakan dirinya hanya berusaha membantu temannya yang terlibat masalah. Ia juga mengatakan dirinya merupakan target "penganiayaan" pada kasus ini.

    Skandal ini memicu kekacauan pada persiapan Prancis untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa. Bahkan Perdana Menteri Manuel Valls meminta Benzema didepak dari timnas. 

    Presiden Liga Sepak Bola Prancis (LFP) Frederic Thiriez juga mengatakan bahwa "mengenakan kasus biru bukan sesuatu yang luar biasa."

    "Sikap memberi teladan harus hadir bahkan sebelum tampil bertanding, jika kami ingin memenangi hati rakyat."

    "Tim Prancis terguncang oleh skandal-skandal yang memberi kekecewaan yang bertumbuh di antara para kompatriot kami," keluh Thiriez. 

    Benzema mengatakan dirinya mendapat dukungan dari pelatih timnas Didier Deschamps dan sejumlah pihak lain.

    Legenda sepak bola Prancis Zinedine Zidane mengatakan pada pekan ini bahwa Benzema semestinya tidak diskors.

    "Pemain seperti Benzema merupakan pemain penting bagi tim. Ia dapat membawa banyak hal ke dalam tim," kata Zidane.

    "Dalam terminologi olahraga, untuk bersaing tanpa pemain seperti itu dapat menjadi sesuatu yang rumit."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.