Evaluasi Piala Sudirman, Sriwijaya FC Puji Tibo dan Asri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai melakukan selebrasi usai menjebol gawang Persegres Gresik United saat pertandingan babak penyisihan grup A Piala Jendral Sudirman di Stadion Kanjuruhan Malang, 19 November 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai melakukan selebrasi usai menjebol gawang Persegres Gresik United saat pertandingan babak penyisihan grup A Piala Jendral Sudirman di Stadion Kanjuruhan Malang, 19 November 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Palembang - Sejumlah pemain Sriwijaya FC masih resah lantaran manajemen belum menuntaskan evaluasi atas kinerja Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan. Hingga saat ini, baru Titus Bonai dan Asri Akbar yang bisa bernapas lega karena keduanya mendapat pujian dari manajemen klub. Asisten manajer Ahmad Haris mengatakan awal tahun depan hasil evaluasi akan segera dipublikasikan. "Semuanya akan kami evaluasi, termasuk pelatih dan pemain," katanya, Jumat, 11 Desember 2015.

    Haris menjelaskan, evaluasi tahap awal menunjukkan kinerja Tibo—panggilan akrab Titus Bonai—dan Asri terbilang baik selama menjalani turnamen Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Dengan begitu, keduanya layak dipertahankan dalam turnamen hingga liga super sekalipun. Menurut Haris, selain berstatus kapten tim, berdampingan dengan Ferdinand, Tibo dinilai mampu menggerakkan daya juang rekan-rekannya. Dampaknya, dalam kondisi tertekan pun anak asuh Benny Dollo itu mampu mengimbangi kekuatan lawan.

    Sriwijaya memanfaatkan skill Tibo sejak awal tahun lalu. Demikian juga Asri Akbar. Pemain asal Sulawesi Selatan ini punya kontribusi sangat besar dalam mengamankan gawang. Haris menilai sosok Asri sebagai pekerja keras dan pemain yang pantang menyerah saat harus berduel di lapangan.

    Asri Akbar mengatakan sepak bola adalah dunia yang telah membesarkan namanya sehingga kerja keras dan bermain maksimal merupakan hal yang akan ia sajikan di setiap klub yang dibela. "Sebagai pemain profesional, meskipun libur, saya tetap berlatih dan menjaga kondisi tubuh," tuturnya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.