Tanpa Balas, Arema Kalahkan Persipura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persija Jakarta, Rafael Maitimo (kiri) dan Reky Wahyu (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Arema Cronus, Cristian Gonzales (kedua kiri) dan Al Farisyi (kedua kanan) dalam lanjutan pertandingan Piala Jenderal Sudirman Grup A di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 28 November 2015. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Pesepakbola Persija Jakarta, Rafael Maitimo (kiri) dan Reky Wahyu (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Arema Cronus, Cristian Gonzales (kedua kiri) dan Al Farisyi (kedua kanan) dalam lanjutan pertandingan Piala Jenderal Sudirman Grup A di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 28 November 2015. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.COYOGYAKARTA - Tendangan penalti menjadi satu-satunya gol yang membawa tim Singo Edan memenangkan laga melawan Persipura Jayapura saat penyisihan Piala Jenderal Sudirman di Stadion Maguwoharjo, Ahad petang, 13 Desember 2015. Bola yang berhasil disarangkan dari tendangan penyerang Arema Cronus, Samsul Arif, itu tak mengubah skor hingga wasit meniup peluit panjang.

    Baca: Detik-detik Menegangkan Gol Arema

    Setelah kalah di babak pertama, anak asuh Osvaldo Lessa sebenarnya tak berhenti berusaha menyeimbangkan kedudukan dengan terus merangsek ke lini belakang Arema yang dijaga ketat Kiko Insa cs. Namun upaya balas dari Immanuel Waggai cs di babak kedua itu tak jua membuahkan hasil hingga perpanjangan waktu selama dua menit.

    Beberapa kali kesempatan untuk Persipura di kotak terlarang Arema datang tapi gagal dieksekusi dengan baik. Pemain depan Persipura Ferinando Pahabol yang diturunkan di babak kedua beberapa kali sempat membahayakan gawang Arema, tapi bola selalu berhasil dihalau menjauh.

    Kesempatan bagi Persipura melalui tendangan bebas di menit ke-77 oleh pemain tengahnya Ian Luis Kabes nyaris membuat kedudukan dua tim berimbang. Namun bola berhasil ditahan kiper Arema Made Wardana.

    Gempuran Persipura pada Arema di babak kedua ini setidaknya berlangsung gencar hingga menit ke-80. Arema akhirnya hanya bermain dengan 10 orang karena pemain tengahnya Hendro S harus keluar lapangan akibat diganjar kartu merah hasil akumulasi di menit ke-75. Meski demikian, Persipura tak kunjung bisa menyamakan kedudukan.

    Arema pun akhirnya mulai melakukan tekanan balik guna memperkuat kedudukan yang masih juga bertahan 1-0.

    Misalnya di menit ke-82, kapten Arema Bustomi sempat mengagetkan kiper Persipura Ferdyansyah dengan tendangan jarak jauhnya. Namun bola terpental ke atas mengenai mistar gawang.

    Pelatih Persipura Osvaldo Lessa seusai pertandingan mengatakan, kekalahan atas Arema ini ibarat melawan lebih banyak pemain dari Arema. Sehingga para pemain Persipura selalu kandas ketika memiliki kesempatan mendapatkan poin.

    Faktor lain penyebab kekalahan Persipura diakui Lessa kemungkinan juga akibat absennya kapten tim Persipura Jayapura Boaz Solossa.

    “Namun kami apresiasi sikap (wasit) dengan diberinya kartu merah sana (pemain Arema) yang salah, cukup fair seperti saat Bio (Bio Paulin Pierre--pemain belakang Persipura) mendapatkan kartu merah di babak pertama,” ujar Lessa.

    Pelatih Arema Joko Susilo menuturkan unggulnya Arema yang hanya karena gol dari tendangan penalti menjadi evaluasi bagi timnya untuk pertandingan kedua melawan Persipura sepekan lagi di tempat yang sama.

    “Mungkin karena pelatihnya pelatih kampung, jadi harus belajar lagi,” ujar Joko sembari tertawa.

    Joko membantah jika saat melawan Persipura ini timnya dalam stamina loyo karena kelelahan akibat perjalanan jauh ke Yogyakarta sehingga kurang istirahat. “Bukan karena itu, kami tahu stamina pemain dalam kondisi baik karena didukung latihan fitness rutin,” ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.