Liga Champions: Melawan Roma, Real Madrid Dihantui Rekor Buruk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo merayakan golnya dalam pertandingan Liga Champions Grup A antara Real Madrid dan Malmo di Satdion  Santiago Bernabeu, Madrid, 9 Desember 2015. REUTERS/Juan Medina

    Cristiano Ronaldo merayakan golnya dalam pertandingan Liga Champions Grup A antara Real Madrid dan Malmo di Satdion Santiago Bernabeu, Madrid, 9 Desember 2015. REUTERS/Juan Medina

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil undian babak 16 besar Liga Champions mempertemukan Real Madrid dengan AS Roma. Madrid memiliki rekor buruk melawan tim-tim asal Italia pada babak dengan sistem gugur Liga Champions.

    Madrid tak pernah lolos dari babak gugur jika melawan tim Italia sejak 1987 ketika mereka mengalahkan Napoli. Sejak saat itu, mereka selalu terjungkal dari tim asal Italia. Madrid 4 kali dikalahkan Juventus (1995/1996, 2002/2003, 2004/2005, 2014/2015), 2 kali dikalahkan AC Milan (1989/1990, 1990/1991), 1 kali dikalahkan Torino (1991/1992), dan 1 kali tumbang dari AS Roma (2007/2008).

    Melawan AS Roma, Madrid juga tak punya rekam jejak yang cemerlang. Madrid hanya unggul tipis dengan memenangi 4 dari 8 pertandingan mereka melawan Roma. Sedangkan Roma memenangi 3 dari 8 pertandingan itu dan 1 pertandingan lainnya berakhir seri.

    Pertemuan terakhir mereka terjadi dalam laga persahabatan, Juli lalu, di Melbourne, Australia. Saat itu Madrid kalah 7-6 melalui adu penalti setelah hanya bermain 0-0 dalam 90 menit.

    Direktur Madrid, Emilio Burtagueno, menyadari bahwa AS Roma merupakan lawan yang tangguh meskipun dalam liga domestik saat ini mereka tak begitu baik. Karena itu, dia berharap semua pemain Real Madrid tak menganggap enteng pertandingan yang akan digelar pada 17 Februari dan 9 Maret mendatang. Dia juga berharap skuad Madrid akan berada dalam kondisi terbaiknya ketika melawan skuad serigala dari ibu kota Italia itu.

    "Roma adalah tim yang tangguh. Mereka akan berjuang keras dan berkompetisi dengan baik. Jika kami melihat diri kami sendiri sebagai favorit, semuanya tidak akan berjalan dengan baik bagi kami," ujarnya.

    "Kami tahu bahwa pertandingan melawan tim Italia selalu berlangsung ketat dan berimbang. Jadi kita lihat saja nanti. Saya harap kami akan menghadapi pertandingan dengan kondisi yang baik, dengan semua pemain siap diturunkan. Tapi kami tahu bahwa pertandingan ini akan berjalan seimbang," tuturnya.

    "Kami akan menghadapi pertandingan dengan kewaspadaan penuh dan konsentrasi penuh, memperhatikan setiap detail karena detail itu akan sangat menentukan. Kami sadar betapa pentingnya kompetisi ini bagi kami. Memainkan laga kedua di kandang bisa jadi sebuah keuntungan, karena hal seperti ini bisa menjadi faktor penting dalam laga ini. Kami berharap kami bisa melaju ke perempat final, itu tujuan kami," ujarnya.

    UEFA | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.