Ditekuk Norwich, Van Gaal: MU Sedang dalam Periode Buruk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United Louis van Gaal dalam pertandingan English Premier League antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion White Hart Lane, London, 28 Desember 2014. AP/Kirsty Wigglesworth

    Pelatih Manchester United Louis van Gaal dalam pertandingan English Premier League antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion White Hart Lane, London, 28 Desember 2014. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Manchester United Louis Van Gaal mengatakan timnya sedang dalam periode buruk. Untuk itu, dia berharap anak asuhnya tetap kompak.

    MU gagal meraih poin di Stadion Old Trafford dalam pertandingan Liga Inggris melawan Norwich City pada Sabtu malam, 19 Desember 2015, WIB. MU ditekuk 2-1.

    Ini kekalahan MU yang ketiga kali secara berturut-turut dalam dua pekan terakhir. Setelah tersingkir dari Liga Champions karena dikalahkan Vfl Wolfsburg 3-2, MU ditekuk Bournemouth 2-1. Dan pada Sabtu malam kemarin, Wayne Rooney dan kawan-kawan harus rela mengalami kekalahan oleh Norwich City di kandang.

    "Kami telah mengalami kekalahan tiga kali berturut-turut. Ini bukan sesuatu yang biasa terjadi bagi Manchester United,” ujar Van Gaal. “Kami tidak bisa menerima ini, dan itulah mengapa kami harus menang lagi. Kami harus tetap bersama dan percaya pada diri kami sendiri.”

    "Saya pernah mengalami situasi seperti ini dengan tim dan staf lain. Hal yang paling utama adalah Anda harus menjadi profesional serta melakukan apa yang harus Anda lakukan dan bekerja sangat keras untuk keluar dari periode buruk ini,” tuturnya.

    Saat ditanya apakah dia akan diberi waktu pemilik klub untuk mengubah keadaan, Van Gaal menjawab, "Bukan saya yang menentukan. Tapi mari kita lihat nanti."

    BBC | GADI MAKITAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.