Kontrak Pemain Persib Habis Januari, Toni Sucipto Risau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Toni Sucipto, bersyukur usai timnya memenangi pertandingan melawan Arema Cronus dalam semifinal ISL 2014 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, 4 November 2014. Persib menang 3-1.  ANTARA/Rosa Panggabean

    Pesepakbola Persib Bandung, Toni Sucipto, bersyukur usai timnya memenangi pertandingan melawan Arema Cronus dalam semifinal ISL 2014 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, 4 November 2014. Persib menang 3-1. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.COJakarta - Kontrak pemain Persib Bandung dengan manajemen bakal berakhir pada Januari 2016 mendatang. Mengingat tenggat waktu kontrak yang hampir habis, salah satu pemain Persib Toni Sucipto mengaku cukup risau akan nasibnya bersama Persib lantaran belum ada tanda-tanda kontraknya akan diperpanjang.

    Kekhawatiran Toni cukup beralasan mengingat hingga kini kompetisi Liga Indonesia masih belum juga mendapatkan titik terang kapan akan digelar. Dengan demikian, kata Toni, kalau tidak ada kompetisi, bagaimana dia dan rekan-rekan lainnya dalam skuad berjuluk Maung Bandung bakal diperpanjang kontrak kalau ternyata belum ada kejelasan kompetisi di Tanah Air.

    "Yang pasti sih khawatir. Saya kira semua pemain khawatir, intinya sih kapan kompetisi itu dimulai. Kita juga enggak mau kalau hanya untuk turnamen-turnamen yang hanya oke buat pemain yang di ISL, tapi pemain yang di divisi utama dan lainnya itu sama aja enggak ada kompetisi, dan mereka juga enggak ada kegiatan," ujar Toni kepada wartawan di mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin, 21 Desember 2015.

    Toni dan rekan-rekan lainnya menandatangani kontrak untuk memperkuat Maung Bandung dengan durasi waktu sekitar 3 bulan dari November 2015 hingga Januari 2016 mendatang. Dia mengaku sejauh ini belum ada obrolan lagi dengan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) terkait dengan masalah perpanjangan kontrak. "Belum sih, kita kemarin hanya tanda tangan kontrak 3 bulan. Itu aja sih," katanya.

    Pemilik nomor punggung 6 dalam skuad Persib itu mengaku tidak akan pikir panjang kalau seandainya ada tawaran untuk memperkuat klub dari luar negeri. Pasalnya, kata dia, melihat kondisi sepak bola Indonesia yang tak kunjung membaik menjadi alasan dirinya menjadi sosok yang kian oportunis.

    "Kalau ada tawaran ya kenapa tidak kita ambil, permasalahannya bukan karena tidak ngehargain Persib, cuma kan permasalahannya kompetisi di Indonesia seperti ini. Kita sebagai pemain sih ingin berkompetisi, yang pasti tentunya kompetisi yang jelas juga," ujar Toni.

    Namun, ucap dia, hingga saat ini belum ada tim luar yang membutuhkan jasanya untuk memamerkan kemampuan dia dalam mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. "Kalau untuk tawaran sih enggak, sampai sejauh ini belum ada," ucap Toni.

    AMINUDIN AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?