Selain Guardiola, Ini Dua Calon Manajer Chelsea Musim Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru Chelsea, Guus Hiddink usai bertemu dengan para pemain Chelsea setelah menyaksikan pertandingan antara Chelsea vs Sunderland di Stamford Bridge, London, 19 Desember 2015. AP/Matt Dunham

    Pelatih baru Chelsea, Guus Hiddink usai bertemu dengan para pemain Chelsea setelah menyaksikan pertandingan antara Chelsea vs Sunderland di Stamford Bridge, London, 19 Desember 2015. AP/Matt Dunham

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain memburu Guardiola, Roman Abramovich sudah menyiapkan dua manajer lainnya untuk menangani Chelsea musim depan. Kedua nama itu adalah manajer Atletico Madrid, Diego Simeone dan manajer Tim Nasional Chili Jorge Sampaoli.

    Laman The Sun menyatakan  bahwa nama Simeone kabarnya menjadi favorit Abramovich setelah Guardiola. Simeone dinilai sukses mengangkat Atletico Madrid dalam beberapa tahun belakangan ini. Simeone juga terbukti bisa mengorbitkan banyak pemain menjadi pemain bintang, salah satunya adalah penyerang Chelsea saat ini, Diego Costa.

    Simeone sendiri enggan berkomentar soal spekulasi kepindahannya ke Liga Inggris musim depan. Ketika ditemui di kamp latihan Atletico Madrid Sabtu pekan lalu, dia tak mau menanggagi kabar itu.  

    Simeone masih terikat kontrak hingga tahun 2020 dengan Atletico Madrid "Saya tidak mau berkomentar. Saya menghormati semua orang," ujarnya.

    Nama Sampaoli juga muncul dalam bursa manajer baru The Blues. Sampaoli dinilai sukses membawa Chili menjuarai Copa Amerika tahun ini. Kontrak Sampaoli dikabarkan akan berakhir pada Januari mendatang. Namun kabarnya, Sampaoli dan Asosiasi Sepakbola Chili siap kembali berunding untuk memperpanjang kontrak pria 55 tahun itu.

    Sementara nasib Guus Hiddink tampaknya akan kembali hanya sebagai manajer sementara bagi Chelsea. Jika itu benar terjadi, maka ini akan menjadi kedua kalinya Hiddink menjadi ban serep bagi klub London Biru.

    Sebelumnya dia sempat menjadi pengganti Luiz Felipe Scolari yang didepak Abramovich pada 2009 lalu. Saat itu Hiddink mampu mengangkat Chelsea dari keterpurukan dan memenangi Piala FA setelah mengalahkan Everton di partai final.

    Namun, meskipun meraih prestasi Abramovich memilih untuk tak memperpanjang kontrak manajer asal Belanda itu. Dia menggantikan Hiddink dengan Carlo Ancelotti.

    MIRROR|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.