Manchester City Unggul, Leicester dan Chelsea Masih Seri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Manchester City, Raheem Sterling merayakan golnya ke gawang Borussia Monchengladbach pada pertandingan Grup D Liga Champions di Etihad Stadium, Manchester, 9 Desember 2015. Manchester City menang 4-2 atas Borussia Monchengladbach. Reuters / Darren Staples

    Penyerang Manchester City, Raheem Sterling merayakan golnya ke gawang Borussia Monchengladbach pada pertandingan Grup D Liga Champions di Etihad Stadium, Manchester, 9 Desember 2015. Manchester City menang 4-2 atas Borussia Monchengladbach. Reuters / Darren Staples

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City tampil perkasa dihadapan pendukungnya sendiri melawan Sunderland. Hingga babak pertama berakhir, City unggul 3-0.

    Tampil tanpa penyerang utamanya, Sergio Aguero, pesta gol anak asuh Manuel Pellegrini dibuka oleh Raheem Sterling pada menit ke-13. Sterling memanfaatkan umpan Kevin De Bruyne dan menyundul bola ke sudur kiri gawang Sunderland yang dijaga oleh Vito mannone.

    Empat menit berselang, gelandang Yaya Toure menambah keunggulan City dengan tendangan kerasnya dari luar kotak pinalti. Pada menit ke-22, Kevin de Bruyne kembali menjadi kreator gol City. Umpan tendangan bebasnya berhasil ditanduk Wilfried Bony dan membuat City unggul 3-0.

    Sementara Guus Hiddink memulai debutnya sebagai Manajer Chelsea dengan menjamu Watford. Tampil menyerang sejak awal, Chelsea tampak kesulitan membongkar pertahanan Watford.

    Baru pada menit ke-32 Diego Costa membuat suporter Chelsea bersorak. Gol ini berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Willian. Garry Cahill menyambut umpan sepak pojok itu dengan sundulannya, dan bola pun mengarah ke Costa yang langsung melepaskan tendangan first time dari tengah kotak pinalti.

    Keunggulan Chelsea hanya bertahan 10 menit saja. Nemanja Matic membuat handsball di kotak terlarang saat ingin mengamankan bola sepak pojok Watford.

    Wasit Andre Marriner yang memimpin pertandingan pun langsung menunjuk titik putih. Troy Deeney yang mengambil pinalti menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

    Sementara pimpinan klasemen Leicester City masih bermain imbang 0-0 dengan Liverpool di Stadion Anfield. Jika skor ini bertahan hingga akhir, posisi mereka di puncak klasemen dapat dikudeta oleh Arsenal yang akan menghadapi Southampton dalam laga dini hari nanti. Arsenal harus menang jika ingin berada di puncak klasemen sebelum tahun baru.

    EPL|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.