MU Vs Chelsea, Hiddink Siap Bikin Van Gaal Dipecat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru Chelsea, Guus Hiddink bersama dengan pemilik klub Roman Abramovich dan Didier Drogba menuju lapanga setelah menyaksikan pertandingan antara Chelsea vs Sunderland di Stamford Bridge, London, 19 Desember 2015. Reuters / Dylan Martinez

    Pelatih baru Chelsea, Guus Hiddink bersama dengan pemilik klub Roman Abramovich dan Didier Drogba menuju lapanga setelah menyaksikan pertandingan antara Chelsea vs Sunderland di Stamford Bridge, London, 19 Desember 2015. Reuters / Dylan Martinez

    TEMPO.CO, Manchester - Louis van Gaal menjadi sorotan utama dalam pertandingan Manchester United melawan Chelsea dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Selasa dinihari nanti, 30 Desember 2015.

    Bila United yang dipimpinnya kalah lagi, Van Gaal diprediksi jadi dipecat oleh timnya. Kemungkinan terburuk itu semakin pasti mengingat lawannya, Chelsea, kini kembali ditangani Guus Hiddink. Pelatih ini terkenal dengan reputasinya sebagai penakluk lawan sesama pelatih dari Belanda.

    Yang paling diingat dengan kiprah Hiddink menyingkirkan rekan senegaranya adalah dalam putaran final Piala Eropa 2008 di Austria  dan Swiss. Pada babak perempat final Euro 2008 itu, mantan bintang Belanda, Marco van Basten, memimpin Ruud van Nistelroy dan kawan-kawan dari tim nasional berjuluk skuad Oranye ini untuk menghadapi Rusia asuhan Hiddink.

    Melalui pertarungan seru dan menegangkan sampai babak perpanjangan waktu, Andrei Arshavin dan kawan-kawan akhirnya menciptakan kejuatan besar waktu itu yakni menumbangkan Nistelroy cs. Seusai pertandingan, Hiddink menghampiri Basten yang masih termangu di bangku pemain dan menepuk pundaknya. Basten kemudian mundur sebagai manajer tim Belanda.

    Dan, dinihari nanti, Hiddink berpeluang besar melakukannya lagi kepada rekan senegaranya yaitu Van Gaal, sesama mantan manajer tim nasional Belanda. Vaan Gaal sukses membawa tim Oranye merebut peringkat ketiga Piala Dunia 2004. Adapun Hiddink membawa Oranye menembus semifinal Piala Dunia 1998 dan hanya kalah adu penalti melawan Brasil.

    Van Gaal sudah mengatakan siap mundur setelah menyelesaikan sekitar satu tahun lebih kepemimpinannya sebagai manajer tim di United. Adapun kontraknya di United adalah tiga tahun –dihitung setelah ia membawa Belanda memenangi peringkat ketiga Piala Dunia 2014, Juli tahun lalu. Vaan Gaal mengatakan hal itu setelah United mengalami kekalahan keempat beruntun yaitu 0-2 melawan Stoke City di Liga Primer, Sabtu lalu.

    Ini bukan kali pertama, Hiddink menghadapi Van Gaal. Pada 14 Februari 1999, Van Gaal memimpin Barcelona mengalahkan Real Madrid asuhan Hiddink 3-0. Pada 10 hari kemudian, Madrid memecat Hiddink.

    Hubungan sesama pelatih berusia 60-an ini juga tidak akrab. Sewaktu bersaing di Eredivisie –divisi tertinggi Liga Belanda- pada tahun 2000-an, Hiddink yang menangani PSV Eindhoven jarang bertegur sapa dengan Vaan Gaal yang memimpin AZ Alkmaar.

    DAILYMAIL | SKY SPORTS | BBC | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.