Gagal Seleksi di Malaysia, Bekas Bek Persib Jupe Pulang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Jufrianto. persib.co.id/Jatnika Sadili

    Ahmad Jufrianto. persib.co.id/Jatnika Sadili

    TEMPO.CO, Bandung - Mantan punggawa Persib Bandung, Ahmad Jufriyanto dikabarkan gagal memperkuat tim asal Malaysia Terengganu FA. Usai menjalani trial di sana beberapa waktu lalu, ia akhirnya kembali ke Indonesia.

    Jupe, begitu mantan bek Persib itu disapa, pulang dari Malaysia pada Senin, 21 Desember 2015, setelah resmi dicoret lantaran tidak sesuai kriteria pemain yang diinginkan pelatih Terengganu FA, Ahmad Yusof. Padahal, ia sebenarnya berharap bisa memperkuat tim yang kini berkompetisi di kasta tertinggi di negeri itu, Malaysia Super League (MLS) itu.

    Saat membela Persib, Jupe sukses membawa tim berjulukan Maung Bandung itu menjuarai kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014/2015 dan turnamen Piala Presiden 2015. Namun, prestasi itu ternyata tak mampu bisa meloloskannya untuk tampil bersama PA Terengganu FA.

    Jupe sebetulnya telah berhasil menyingkirkan pemain lain yang ikut seleksi di klub itu. Namun, mereka saat ini tidak membutuhkan pemain belakang tetapi penyerang. Walhasil, dia pun dipulangkan.

    Setelah gagal masuk Terengganu FA, untuk sementara, Jupe akan vakum dulu dari sepak bola dan menghabiskan waktu besama keluarganya di kampungnya, Tangerang, Banten. "Mau refreshing dulu sejenak buat keluarga," ujar Jupe saat dihubungi Tempo, Rabu, 30 Desember 2015.

    Ditanya mengenai agenda ke depan, ia belum bisa memastikan langkahnya ke depan karena masih menunggu kabar. "Masih tunggu-tunggu situasinya saja dulu entar kedepannya kaya gimana," ujar pemain kelahiran Tangerang, Banten, 7 Februari 1987 itu.

    Ia berharap kondisi sepak bola di tanah air kembali normal dan kompetisi Liga Indonesia secepatnya bergulir. "Iya mudah-mudahan saja jadi terealisasi, sudah pada jenuh soalnya kan turnamen-turnamen yang durasinya singkat terus," katanya.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.