Juarai Piala Sudirman, Skuad Mitra Kukar Banjir Bonus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skuad Mitra Kukar memamerkan Piala Jenderal Sudirman usai jamuan makan bersama Gubernur Kalimantan Timur. TEMPO/Firman Hidayat

    Skuad Mitra Kukar memamerkan Piala Jenderal Sudirman usai jamuan makan bersama Gubernur Kalimantan Timur. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Samarinda - Skuad Mitra Kukar banjir bonus setelah berhasil meraih gelar juara turnamen Piala Jenderal Sudirman. Bonus itu bukan saja dari manajemen klub, tetapi juga dari pemerintah daerah Kalimantan Timur.

    Gubenur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, memberikan bonus uang senilai Rp 500 juta untuk Rizky Pellu dan rekan-rekannya. Hadiah itu diberikan saat makan siang bersama di kantor gubernur Kalimantan Timur, Sabtu, 30 Januari 2016.

    "Kebanggaan seperti ini, Pemprov akan memberikan uang pembinaan Rp 500 juta," kata Awang Faroek yang disambut gemuruh tepuk tangan pemain, ofisial, dan Mitra Mania yang hadir dalam ruangan itu.

    Awang Faroek juga menjanjikan akan memberikan uang pembinaan melalui anggaran daerah. "Tapi sabar dulu. Segera dianggarkan di APBD perubahan," kata Faroek, yang disambut tawa para undangan.

    Uang pembinaan yang diberikan menurut orang nomor satu di Kalimantan Timur ini ditujukan bagi pengembangan pemain muda Mitra Kukar. Sebab, tim asal Kota Raja itu diperkuat banyak pemain muda yang beberapa di antaranya juga pemain PON Kalimantan Timur, yang akan tampil di ajang Pra PON 2016 di Jawa Barat, Maret mendatang.

    Pada kesempatan itu, Faroek menyampaikan agar semua kepala daerah tidak melupakan pembinaan olahraga, khususnya sepak bola. "Kaltim adalah kiblat sepak bola di luar Pulau Jawa," ujarnya.

    Sebelumnya, manajemen telah mengguyur punggawa Mitra Kukar dengan bonus senilai Rp 1,5 miliar dari total hadiah Rp 2,5 miliar. Adapun Bupati terpilih Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, juga dikabarkan menggelontorkan uang pribadinya Rp 1 miliar untuk mereka.

    Bagi Rita, Mitra Kukar merupakan tim yang penting. Sebab, ayahnya, Syaukani HR, yang berjuang mendatangkan klub itu ke Kota Raja pada 2003 silam.

    Hadiah sebagia juara turnamen juga dimanfaatkan manajemen untuk kesejahteraan timnya. Menurut Direktur Operasional Mitra Kukar, Suwanto, uang itu digunakan untuk membeli mess pemain. "Kami sekarang sudah punya mess sendiri, jadi tak lagi sewa. Pembelian ya dari hadiah juara tadi," ujarnya.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.