Jalankan Nazar, Yanto Basna Sumbang Alfin dan Ruben

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Mitra Kukar Basna berhasil mencetak gol ke gawang Semen Padang dalam adu pinlati saat pertandingan Babak Penyisihan Grup B antara Mitra Kukar melawan Semen Padang dalam Indonesian Championship Jenderal Sudirman Cup 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 23 November 2015. Mitra Kukar berhasil mengalahkan Semen Padang lewat adu pinalti dengan skor 5-4. TEMPO/Johannes P. Christo

    Pemain Mitra Kukar Basna berhasil mencetak gol ke gawang Semen Padang dalam adu pinlati saat pertandingan Babak Penyisihan Grup B antara Mitra Kukar melawan Semen Padang dalam Indonesian Championship Jenderal Sudirman Cup 2015 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, 23 November 2015. Mitra Kukar berhasil mengalahkan Semen Padang lewat adu pinalti dengan skor 5-4. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Samarinda - Pemain belakang Mitra Kukar Rudolof Yanto Basna menjalankan nazarnya setelah menjadi pemain terbaik di turnamen Piala Jenderal Sudirman, dengan memberikan sebagian hadiahnya kepada pemain bola Alfin Tuassalamoni dan Ruben Sanadi yang sedang mengalami kesulitan.

    "Ya saya pasti akan bantu Aldin Tuassalamoni dan Ruben Sanadi, nanti pasti saya akan kirim. Sekarang ATM bukan saya yang pegang, tapi pasti saya kirim," kata Yanto Basna di Samarinda, Sabtu, 30 Januari 2016.

    Yanto Basna mendapatkan senilai Rp 100 juta sebagai pemain terbaik di turnamen itu. Sebagian dari uang itu, ia berikan kepada Alfin dan Ruben. "Kalau berapa jumlahnya, ada lah nanti," ujarnya.

    Alfin merupakan pemain Persija Jakarta. Ia terpaksa berhenti sementara dari dunia sepak bola karena kaki kanannya patah akibat kecelakaan saat mengendarai sepeda motor beberapa waktu lalu. Dia pun harus mengeluarkan dana sendiri untuk membiayai pengobatannya.

    Beruntung, Alfin mendapatkan kontrak dari Pusamania Borneo FC. Meskipun kondisinya belum pulih total, tim berjulukan Pesut Etam itu tak ragu mengajaknya mantan pemain Persija itu untuk bergabung. Rencananya, dia akan tampil pada turnamen setelah Piala Jenderal Sudirman.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.