Newcastle Siap Lepas Wijnaldum ke Liverpool, Ini Syaratnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Newcastle United, Georginio Wijnaldum mencetak gol ke gawang Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion St James' Park, Newcastle, 6 Desember 2015. Newcastle menang 2-0. Reuters/Andrew Yates

    Pemain Newcastle United, Georginio Wijnaldum mencetak gol ke gawang Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion St James' Park, Newcastle, 6 Desember 2015. Newcastle menang 2-0. Reuters/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Newcastle United siap melepas gelandang Georginio Wijnaldum ke Liverpool. Namun klub itu memberi syarat pembayaran harus dilakukan di muka secara penuh alias tidak dicicil.

    Manajer Rafael Benitez menyatakan hal itu ketika ditanyai soal transfer Wijnaldum ke Liverpool. Tak hanya melepas Wijnaldum, menurut dia, The Magpies kemungkinan harus menjual beberapa pemainnya.

    "Kami mungkin harus menjual sejumlah pemain, tapi itu adalah hal yang normal," ujarnya, seperti dilansir laman Mirror.

    Newcastle kabarnya mematok harga Wijnaldum pada angka 25 juta pound sterling. Nilai itu dinilai Tottenham Hotspur, yang sebelumnya juga meminati gelandang Belanda itu, terlalu tinggi. Manajemen The Lily White akhirnya memilih mundur.

    Adapun mengenai peminat Wijnaldum harus membayar 25 juta pound sterling secara penuh di muka karena Newcastle membutuhkan uang untuk membangun skuad baru musim ini. Padahal klub itu hanya membeli mantan gelandang PSV Eindhoven dan Real Madrid tersebut seharga 14,5 juta pound sterling pada musim lalu.

    Terdegradasinya Newcastle ke divisi dua Liga Inggris membuat sejumlah pemain bintangnya ingin hengkang. Selain Wijnaldum, gelandang Moussa Sissoko ingin pergi. Namun Newcastle juga memasang banderol yang cukup besar untuk pemain asal Prancis itu, yakni sebesar 35 juta pound sterling.

    MIRROR | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.