Klub Raksasa Eropa Bersaing di International Champions Cup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Barcelona, Luis Enrique Martinez  menggendong anaknya pada saat merayakan keberhasilan Barcelona menjuarai Piala Copa del Rey di Stadion Vicente Calderon, Madrid, 23 Mei 2016. Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images

    Pelatih Barcelona, Luis Enrique Martinez menggendong anaknya pada saat merayakan keberhasilan Barcelona menjuarai Piala Copa del Rey di Stadion Vicente Calderon, Madrid, 23 Mei 2016. Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - International Champions Cup (ICC) telah sejak 2013 menjadi turnamen utama dalam masa pramusim yang menjadi ajang uji coba penting bagi klub-klub besar dunia, terutama dari Eropa.

    Pada 2013, turnamen yang didirikan oleh Relevant Sports Amerika Serikat itu dimulai dan ketika itu hanya di AS dan Eropa. Real Madrid menjadi juara dan Chelsea runner-up. Tahun berikutnya juga masih hanya digelar di AS dan Eropa. Manchester United tampil sebagai juara dan Liverpool runner-up.

    Tahun lalu perhelatan turnamen tersebut diperluas ke Cina dan Australia. Paris Saint-Germain (PSG) juara di AS dengan New York Red Bulls runner-up untuk turnamen di AS. Di Cina dan Australia, Real Madrid juaranya dengan berturut-turut AS Roma dan AC Milan runner-up.

    Seperti 2015, tahun ini pun turnamen itu digelar di tiga negara, yakni AS, Cina, dan Australia. Di AS dan Eropa digelar pada 23 Juli hingga 14 Agustus 2016 dengan partisipan FC Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen, PSG, Leicester City, Liverpool, Chelsea, Inter Milan, AC Milan, dan Celtic.

    Untuk turnamen ICC 2016 di Cina dijadwalkan berlangsung pada 22-28 Juli dan diikuti Manchester United, Manchester City, dan Borussia Dortmund. Sedangkan ICC di Australia berlangsung pada 23-29 Juli, diikuti Atletico Madrid, Juventus, Tottenham Hotspur, dan Melbourne Victory.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.