Pesawat MU Mendarat Darurat di Cina, Ini Cerita Mourinho  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United Jose Mourinho memberi instruksi kepada Juan Matasaat bertanding melawan Borussia Dortmund, dalam pertandingan persahabatan di stadion Shanghai, Cina, 22 Juli 2016. REUTERS

    Pelatih Manchester United Jose Mourinho memberi instruksi kepada Juan Matasaat bertanding melawan Borussia Dortmund, dalam pertandingan persahabatan di stadion Shanghai, Cina, 22 Juli 2016. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Pesawat yang mengangkut skuad Manchester United (MU) terpaksa mendarat darurat di Tianjin, Cina, akibat kondisi cuaca yang buruk. Tim MU itu tengah dalam perjalanan dari Shanghai menuju Beijing untuk melakukan pertandingan persahabatan menghadapi Manchester City, kemarin. 

    Ada dua pesawat yang diberangkatkan ke Beijing kala itu. Pesawat pertama mengangkut staf dan kru, sementara pesawat kedua berisikan para pemain MU. “Pesawat pertama beruntung mendarat dengan lancar sesuai jadwal, sedangkan pesawat kedua sebaliknya,” kata pelatih MU, Jose Mourinho, seperti dilansir dari Mirror, Senin, 25 Juli 2016. 

    Mourinho mengatakan dia berada di pesawat pertama yang lebih dulu tiba. Sesampainya di Beijing, Mourinho dan rombongan staf serta kru tim langsung menuju hotel untuk menikmati makan malam. Namun rombongan pemain tak kunjung tiba.

    “Mereka baru tiba beberapa jam setelahnya, dan baru makan malam pukul 01.00. Namun semua dalam kondisi baik dan tersenyum,” ujar Mourinho.

    Pemain sayap MU, Memphis Depay, juga mengunggah sebuah video tentang pesawat nahas itu dan membagikannya kepada para pengikutnya di akun media sosial Facebook. “Kami terdampar entah di mana, kami baru saja melakukan pendaratan darurat,” tutur Depay dalam video berdurasi 49 detik itu. Depay tampak berdiri di tengah landasan pacu bandara, mengenakan jaket hoodie berwarna merah. 

    MIRROR | GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.