Pelatih Persija: Pemain Muda dan Senior Belum Padu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta mengikuti pemusatan latihan untuk menghadapi kompetisi Piala Jendral Sudirman di lapangan Agrokusuma, Batu, Jawa Timur, 4 November 2015. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Pemain Persija Jakarta mengikuti pemusatan latihan untuk menghadapi kompetisi Piala Jendral Sudirman di lapangan Agrokusuma, Batu, Jawa Timur, 4 November 2015. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.COBangkalan - Pelatih Persija Jakarta Paolo Camargo mengatakan masa sulit yang dihadapi tim asuhannya saat ini disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya pemain muda dan pemain senior belum padu saat berlaga.

    Camargo mengakui belum menemukan formula yang tepat agar kombinasi pemain muda dan senior Persija bisa berpadu di lapangan. "Persija butuh banyak proses agar tim jadi solid," katanya.

    Kondisi tim dengan julukan Macan Kemayoran itu terus terpuruk dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship dengan dua kekalahan beruntun. Menghadapi Madura United di Stadion Gelota Bangkalan, Minggu, 24 Juli 2016, Persija takluk dengan skor 0-3. Sebelumnya, Persija kalah 0-1 saat melawan Persiba Balikpapan.

    Menurut Camargo, kekalahan telak saat berlaga melawan Madura United di Bangkalan adalah bukti ketidakpaduan antara pemain muda dan senior Persija.

    Camargo menjelaskan, masalah lain yang membuat Persija terus terpuruk adalah minimnya pemain asing. Saat ini hanya ada dua pemain asing. Sedangkan Madura United, misalnya, pada setiap lini diisi setidaknya satu pemain asing. Ada Fabiano Beltrame sebagai stopper, Dane Milavanovic sebagai gelandang, Pablo Aracil selaku penyerang, dan pemain serba bisa Erick Weeks.

    Camargo mengaku pernah menyeleksi dua pemain asing untuk memperkuat Persija. Namun mereka batal dikontrak karena, dari hasil latihan, tidak ada satu pun yang memenuhi kualifikasi yang diinginkan pelatih asal Brasil tersebut.

    Kondisi Persija juga diperburuk oleh cedera yang dialami beberapa pemain Persija. Salah satunya Ismet Sofyan. "Saya berharap pendukung, manajemen, dan warga Jakarta memberi saya kesempatan untuk memperbaiki situasi sulit yang sedang dihadapi Persija," ujar Camargo, yang pernah menjadi pelatih Persibo Bojonegoro.

    Atas dua kekalahan itu, saat ini Persija berada di peringkat 12 klasemen ISC dengan poin 12 dari 12 pertandingan. Persija terpaut 15 poin dari Madura United yang berada di puncak klasemen dengan raihan 27 poin dari 12 pertandingan.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.