Jamu Persela, Persib Lupakan Kekalahan 4-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Robertino Gabriel berebut bola dengan pemain Madura United, Bayu Gatra pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persib Bandung, Robertino Gabriel berebut bola dengan pemain Madura United, Bayu Gatra pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COBandung - Persib Bandung akan menjamu Persela Lamongan dalam laga lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat, 29 Juli 2016.

    setelah dikandaskan Semen Padang dengan skor cukup telak 4-0, skuad Maung Bandung—julukan Persib—berharap bisa meraih poin maksimal dalam laga kandang kali ini. Pasalnya, tambahan poin sangat berarti bagi skuad kebanggaan warga Jawa Barat itu guna merangsek naik ke papan atas TSC 2016.

    Pelatih kepala Persib, Dajdjang Nurdjaman, mengatakan laga kandang yang akan dilalui anak asuhannya tidak akan mudah. Persela, yang notabene penghuni papan bawah klasemen sementara TSC, tentu memiliki motivasi yang berlipat ganda saat akan melawan Persib.

    "Kita tidak bisa menganggap remeh Persela. Saya menyaksikan dua laga terakhir mereka, menahan imbang Sriwijaya 2-2 dan menang 1-0 atas PBFC (Pusamania Borneo FC) tentu menunjukkan bahwa Persela mulai bangkit," kata Djadjang kepada awak media di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis, 28 Juli 2016.

    Menurut Djadjang, Laskar Joko Tingkir—julukan Persela—kini sedang dalam masa kebangkitan setelah mengantongi empat poin dari dua laga yang mereka lakoni. "Persela sekarang sedang meningkat dari dua pertandingan terakhir meraih empat poin, artinya itu jadi bekal mereka," tuturnya.

    Djanur—sapaan akrab Djadjang—mengaku telah mengevaluasi anak asuhannya. Perbaikan di setiap lini tengah diinstruksikan Djanur agar Tantan cs tidak kembali terjerumus ke dalam lubang kesalahan yang sama.

    "Persiapan kami cukup mepet kami punya waktu dua hari. Sekembali dari Padang sudah kami pakai satu hari kemarin. Hari ini kami punya sekali latihan sekaligus uji coba lapangan. Dalam latihan, barangkali, saya menyiasati sempitnya waktu, makanya coba latihan dengan intensitas tidak tinggi supaya bisa menyimpan tenaga untuk pertandingan besok," ujarnya.

    Pengalaman berharga memang dikantongi punggawa Persib setelah ditekuk 4-0 oleh Semen Padang. Kecolongan gol pada menit awal membuat permainan Maung Bandung kalang kabut dalam laga itu. Walhasil, saat menjamu Persela nanti, Djanur menjamin anak asuhannya tidak akan melakukan kesalahan yang sama.

    "Kami antisipasi pemain cepat Persela, belum lagi ada Dzumafo, dia masih bisa memberikan kontribusi positif buat Persela. Dia kuat dalam penguasaan bola, bisa cetak gol dan kasih assist kepada Victor Pae. Terutama motivasi tinggi mereka dalam pertandingan besok, kami harus berhati-hati," ucapnya.

    Sementara itu, asisten pelatih Persela, Ragil Sudirman, mengatakan target yang diemban Laskar Joko Tingkir saat melawat ke kandang Maung Bandung adalah bisa mencuri poin dan mempertahankan tren positif dari dua laga terakhir Persela.

    "Persela Lamongan kemarin main di kandang, lawan PBFC kami mencuri poin dan sekarang kami di Persib Bandung. Datang jauh-jauh paling tidak kami berharap pemain bermain bagus supaya dapat poin," ujarnya.

    AMINUDIN AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.