Bonek Berhasil, Status Persebaya Masuk Agenda Kongres PSSI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Persebaya menunjukkan atributnya saat akan berangkat ke Jakarta di stasiun Pasar Turi, Surabaya, 1 Agustus 2016. Keberangkatan ratusan suporter bonek ke Jakarta untuk menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kemenpora serta Kongres Luar Biasa PSSI. ANTARA/Didik Suhartono

    Suporter Persebaya menunjukkan atributnya saat akan berangkat ke Jakarta di stasiun Pasar Turi, Surabaya, 1 Agustus 2016. Keberangkatan ratusan suporter bonek ke Jakarta untuk menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kemenpora serta Kongres Luar Biasa PSSI. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Upaya Bonek untuk mengembalikan status Persebaya sebagai anggota PSSI membuahkan hasil.  Nasib Persebaya Surabaya akan dibahas pada Kongres PSSI 17 Oktober 2016 setelah di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2016, pihak federasi sepak bola Indonesia akan memasukkan permasalahan tersebut pada agenda kongres.

    "Kami putusan masalah Persebaya akan dibawa ke kongres. Tentunya dengan masukan-masukan. Yang terpenting kami sudah catat bahwa masalah Persebaya menjadi agenda kongres 17 Oktober," kata pelaksana tugas Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan usai KLB PSSI.

    Menurut dia, pembahasan permasalahan Persebaya Surabaya merupakan agenda tambahan karena pada kongres 17 Oktober agenda utamanya adalah pemilihan kepengurusan baru yang akan memimpin PSSI empat tahun mendatang.

    Mantan Ketua Komisi Disiplin PSSI menambahkan, pembahasan masalah Persebaya ini juga akan dilaporkan ke FIFA. Dengan demikian, jika nantinya terpilih kepengurusan baru, agenda ini tetap akan dibahas. BACA: Kongres Pemilihan Ketua PSSI Digelar 17 Oktober 2016

    Masalah klub Persebaya Surabaya saat ini menjadi pembicaran setelah ribuan Bonek (sebutan suporter fanatik Persebaya) datang ke Jakarta untuk memperjuangkan status klub kebanggaannya. Bahkan, ada rencana melakukan aksi di lokasi KLB meski akhirnya mampu ditahan.

    Bonek yang datang langsung dari Jawa Timur selama di Jakarta ditempatkan di Stadion Tugu Jakarta Utara. Selama di kompleks stadion yang dulunya menjadi kandang Persitara itu Bonek terus menyampaikan aspirasinya.

    Adapun tuntutan Bonek yang diharapkan bisa disetujui oleh PSSI itu adalah pertama mendesak PSSI memulihkan status keanggotaan klub yang berjuluk Bajul Ijo itu, kedua mendesak PSSI mengakui dan mengikutsertakan Persebaya di kompetisi nasional dan ketiga menanyakan tindak lanjut sengketa perebutan merk dan logo Persebaya antara PT Persebaya Surabaya dengan PT Mitra Muda Inti Berlian.

    Kedatangan Bonek ke Jakarta juga membawa Menpora Imam Nahrawi turun ke lapangan. Menteri kelahiran Bangkalan, Madura ini bahkan menemui langsung para Bonek di Stadion Tugu. Pemerintah dalam hal ini Kemenpora juga menampung aspirasi Bonek.

    PSSI juga tidak ketinggalan. Salah satu anggota Komite Eksekutif (exco) yaitu Tony Aprilani menjadi motor dengan memberikan dukungan kepada perjuangan Bonek. Bahkan, pengurus PSSI asal Jawa Barat itu memberikan surat jaminan.

    "Saya saat ini datang bersama surat yang saya janjikan kemarin dan saat ini suratnya sudah ditandatangani sembilan anggota exco yang artinya sudah memenuhi syarat sebagai sesuatu yang sah," kata Tony Aprilani di hadapan Bonek.

    Surat yang ditandangani Exco PSSI, kata dia, merupakan langkah awal untuk melakukan pemutihan permasalahan Persebaya. Bahkan, pihaknya juga berjanji akan memperjuangkan di kongres 17 Oktober mendatang.

    Setelah mendapatkan kepastian, ribuan Bonek ini diarahkan untuk kembali ke daerahnya masing-masing. Bahkan, kepulangan Bonek ini difasilitasi dengan menggunakan bus.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?